Jangan Sampai Salah Alamat, Ini Beda Solo dengan Solo Baru

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 27 Jul 2022 16:03 WIB
Pasar Gede Solo.
Ilustrasi Kota Solo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Solo -

Bagi orang yang baru pertama kali berkunjung ke Kota Solo mungkin akan bingung membedakan antara daerah Solo dan Solo Baru. Tak jarang mereka mengira dua daerah itu berada di kota yang sama.

Padahal, keduanya merupakan daerah yang berbeda. Lokasinya yang berdekatan membuat orang akan semakin sulit membedakannya.

Biar tidak kesasar atau salah alamat, tidak ada salahnya kita mengenali perbedaan antara Solo dan Solo Baru.


Kota Solo

Dikutip dari laman surakarta.go.id, Solo merupakan penyebutan populer untuk Kota Surakarta. Dengan kata lain, Kota Solo dan Kota Surakarta merupakan sebuah nama yang sama.

Penyebutan Solo untuk Kota Surakarta tidak lepas dari sejarah berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Saat itu, Paku Buwana II tengah memindahkan Keraton Kartasura yang hancur akibat peristiwa Geger Pacinan. Dia memilih memindahkannya ke arah timur, tepatnya di Desa Sala.

Dalam aturan baca tulis dengan Huruf Jawa, tulisan Sala itu dibaca Solo (seperti saat kita mengucapkan kata 'lontong'). Hingga saat ini masih banyak yang menuliskan Kota Solo dengan aturan penulisan Aksara Jawa, yaitu Kota Sala.

Hanya saja, cara baca Kota Solo itu ternyata sulit diucapkan oleh kolonial Belanda pada saat itu. Mereka membaca Solo seperti saat kita mengucapkan 'toko'. Penyebutan ala orang Belanda itu kini justru menjadi lebih populer.

Solo Baru

Sesuai namanya, Solo Baru merupakan kawasan yang muncul lebih akhir dibandingkan Kota Solo. Lokasinya berada di luar wilayah Kota Solo, masuk di kawasan Kabupaten Sukoharjo.

Solo Baru bukanlah merupakan wilayah administratif, hanya merupakan penyebutan untuk kawasan bisnis tersebut berada di Kecamatan Grogol yang memang lokasinya berbatasan langsung dengan Kota Solo. Hal tersebut yang membuat banyak orang kebingungan membedakan Kota Solo dengan Solo Baru.

Hotel Brothers di Solo Baru milik tersangka Asabri Benny Tjokrosaputro disita KejagungSalah satu hotel di kawasan Solo Baru. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom

Solo Baru dikembangkan sebagai kawasan bisnis modern sekitar era 1980-an. Terdapat permukiman mewah, ruko, pusat perkantoran, hotel hingga pusat belanja di tempat itu sehingga justru terlihat jauh lebih maju dibanding pusat Kabupaten Sukoharjo.

Kota Solo dan Solo Baru dipisahkan oleh batas alam berupa sungai kecil. Selain itu ada beberapa gapura yang dibangun sebagai penanda batas wilayah.



Simak Video "Emak-emak di Solo Meriahkan Parade Kebaya"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/apl)