Catat! Ini 6 Alasan Keluarga Muda Harus Mulai Rencanakan Investasi

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 27 Jul 2022 04:00 WIB
Ilustrasi investasi
Ilustrasi. Foto: Shutterstock
Solo -

Sebuah perencanaan keuangan menjadi hal yang penting untuk dibicarakan oleh pasangan muda yang baru saja menikah. Terkadang, perencanaan ini bahkan sudah dibicarakan sebelum pernikahan.

Masalah penghasilan dan pengeluaran menjadi hal yang paling pokok untuk dibicarakan. Perencanaan harus disusun sematang mungkin agar pengeluaran tidak lebih besar dibanding dengan penghasilan.

Sedangkan sisanya bisa ditabung untuk menjaga kemungkinan adanya keperluan mendadak ataupun disimpan untuk membeli sesuatu yang telah direncanakan, misalnya rumah atau perlengkapan elektronik.


Namun, ada pula keluarga muda yang tidak cukup dengan menabung. Mereka juga menggunakan sisa penghasilannya untuk investasi. Sebenarnya, kenapa keluarga muda harus berinvestasi?

Dalam buku saku Cerdas Mengelola Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan memberikan penjelasan mengenai alasan keluarga muda harus mulai merencanakan investasi sejak awal. Alasannya adalah:

1. Mengalahkan Inflasi

Inflasi yang berdampak pada kenaikan harga barang membuat uang yang kita simpan nilainya selalu turun. Karena itu, keluarga disarankan untuk berinvestasi agar nilai hartanya tidak menurun.

Tentunya, kita harus memilih instrumen investasi yang bisa menghasilkan imbal hasil lebih tinggi dibandingkan nilai inflasi.

2. Memenuhi Kebutuhan di Setiap Tahap Kehidupan

Kebutuhan sebuah keluarga semakin lama akan semakin besar. Sedangkan penghasilan belum tentu mengalami kenaikan yang setara.

Sebagai contoh, pengeluaran sebuah keluarga pasti akan meningkat saat memiliki anak. Saat anak semakin besar biaya yang harus dikeluarkan juga tentu semakin meningkat, misalnya untuk sekolah atau kuliah.

Untuk menghadapi biaya hidup yang terus meningkat ini maka dibutuhkan sebuah investasi.

3. Menabung Saja Tidak Cukup

Uang tabungan bisa diandalkan untuk kebutuhan yang sifatnya jangka pendek. Sedangkan untuk jangka panjang uang tabungan akan turun nilainya karena inflasi.

Hal ini membuat investasi lebih cocok dilakukan untuk mencukupi kebutuhan jangka panjang.

4. Melindungi Nilai Aset

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bunga yang diperoleh dari tabungan biasanya lebih kecil dibandingkan inflasi. Hal ini membuat nilai harta tabungan kita semakin turun.

Untuk melindunginya, perlu instrumen investasi yang bisa memberikan imbal hasil di atas tingkat inflasi.

5. Mempersiapkan Masa Depan

Saat mendapatkan momongan, sebuah keluarga seharusnya sudah bisa memperkirakan bahwa sekitar 18 tahun lagi mereka membutuhkan biaya besar untuk memasukkan anaknya di bangku kuliah.

Keluarga perlu membuat perencanaan yang matang agar kebutuhan di masa depan itu bisa dicukupi. Salah satunya adalah dengan berinvestasi.

6. Mengatasi Timbulnya 'Sandwich Generation'

Sebuah keluarga tidak hanya berkewajiban menanggung biaya hidup anak-anaknya. Di masa depan, mereka juga memiliki kemungkinan harus menanggung biaya hidup orang tuanya yang mulai memasuki usia senja dan tidak produktif.

Untuk mencukupi biaya dari atas dan bawah itu, mengandalkan gaji dan tabungan saja mungkin tidak cukup. Harus ada penambahan penghasilan melalui investasi.



Simak Video "Kapan Sih Kita Perlu Bikin Financial Planning?"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/dil)