Menparekraf Sandiaga Dorong Sleman Jadi Pusat Festival Film Animasi

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Sabtu, 02 Jul 2022 19:22 WIB
Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri Workshop Kabupaten Kota (KaTa) Kreatif Indonesia di Wisma Kagama, Kabupaten Sleman, Sabtu (2/7/2022).
Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri Workshop Kabupaten Kota (KaTa) Kreatif Indonesia di Wisma Kagama, Kabupaten Sleman, Sabtu (2/7/2022). (Foto: Pradito R Pertana/detikcom)
Sleman -

Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno menyebut tengah menyiapkan berbagai program, salah satunya festival film animasi di Kabupaten Sleman. Hal itu untuk memfokuskan Sleman sebagai rumah bagi festival fim tersebut.

Sandiaga mengatakan, bahwa Kemenparekraf menindaklanjuti penetapan Sleman sebagai Kabupaten kreatif berbasis film animasi dan video pada tahun 2017. Untuk itu Kemenparekraf langsung berupaya bagaimana meningkatkan inovasi dan kewirausahaan.

"Dan tadi kita langsung gaspol dengan peningkatan inovasi dan kewirausahaan. Ada masukan dari para pelaku tentang keberpihakan dan berapa program pemerintah yang ditunggu seperti festival film animasi," katanya usai menghadiri Workshop Kabupaten Kota (KaTa) Kreatif Indonesia di Wisma Kagama, Kabupaten Sleman, Sabtu (2/7/2022).


Selain itu, pihaknya juga tengah berupaya menyediakan ruang untuk penayangan film animasi karya anak bangsa di televisi. Pasalnya banyak karya, khususnya film animasi anak bangsa yang lebih diminati luar negeri dari pada di dalam negeri.

"Dan juga promosi berkaitan dengan stimulus pemulihan ekonomi nasional sub sektor film, ini yang dibutuhkan. Juga tadi harapan agar pemerintah menyediakan ruang untuk animasi kita ditampilkan di dalam televisi, terutama untuk generasi muda kita," ucapnya.

"Sehingga generasi muda kita mencintai produk-produk dalam negeri bukan film luar dan ini bisa dijadikan diplomasi budaya," lanjut Sandiaga.

Selain itu, pihaknya membuka lebar pintu kolaborasi bagi pelaku film animasi untuk menyalurkan karya-karyanya. Bahkan, Kemenparekraf segera mengadakan festival film animasi agar Sleman lebih dikenal sebagai gudangnya pembuat film animasi.

"Jadi ada film pendek yang nanti bisa kita kolaborasikan dengan Sleman. Ada juga nanti festival film animasi yang mungkin ini menjadi hub-nya (penghubung)," ujarnya.

Dengan hal tersebut, nantinya setiap lokasi gelaran festival film animasi akan berlokasi di Kabupaten Sleman. Pasalnya selama ini festival film di Indonesia khususnya animasi terus bergerak dari daerah ke daerah.

"Jadi kalau festival film Indonesia kan bergerak-gerak terus. Tapi kalau festival film animasi itu tempatnya di Sleman," katanya.

Terlepas dari hal tersebut, Sandiaga menyoroti dengan semakin masifnya industri film animasi otomatis membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Mengingat untuk produk satu film animasi membutuhkan puluhan orang.

"Tadi satu film melibatkan 25-30 animator dan ini jumlah lapangan kerja yang luar biasa. Sehingga semakin optimis tahun ini target 1,1 juta lapangan kerja tercapai," ujarnya.



Simak Video "Bacok 4 Orang di Sleman, 10 Remaja Pelajar Diamankan Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/aku)