Syahdu, Lur! Ngabuburit di Hutan Mangrove Pantai Kertomulyo Pati

Dian Utoro Aji - detikJateng
Senin, 11 Apr 2022 07:30 WIB
Destinasi wisata Pantai Kertomulyo, Trangkil, Minggu (10/4/2022).
Destinasi wisata Pantai Kertomulyo, Trangkil, Minggu (10/4/2022). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Pati -

Pantai Kertomulyo yang berada di Desa Kertomulyo Kecamatan, Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memiliki destinasi wisata hutan mangrove. Hutan mangrove yang tertata rapi itu cocok untuk ngabuburit alias menunggu waktu buka puasa. Seperti apa keindahannya?

Pantai Kertomulyo berjarak 19 kilometer dari pusat kota Pati, sekitar 38 menit dengan kendaraan bermotor. Di perjalanan, pengunjung akan melintasi jalan di tengah tambak dari Desa Kertomulyo. Dari desa itu ke pantai berjarak 4,1 kilometer atau 10 menit dengan kendaraan bermotor.

Sesampainya di Pantai Kertomulyo, pengunjung bisa menjelajahi keindahan hutan mangrove yang luasnya sekitar 12 hektare. Tak hanya sekadar bersantai menikmati suasana pantai, pengunjung juga bisa berfoto di sejumlah fasilitas yang disediakan.

Selain itu, tentu saja, momen matahari terbenam menjadi sajian alam yang paling ditunggu-tunggu pengunjung Pantai Kertomulyo.

Destinasi wisata Pantai Kertomulyo, Trangkil, Minggu (10/4/2022).Destinasi wisata Pantai Kertomulyo, Trangkil, Minggu (10/4/2022). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

Salah satu pengunjung, Andrean (28), mengaku kangen dengan keindahan Pantai Kertomulyo. Dia datang bersama keluarganya. Menurutnya, suasana sore hari di Pantai Kertomulyo cocok untuk menunggu buka puasa.

"Pernah ke sini, cuma dulu belum seperti ini. Sekarang bagus, hutan mangrove dan tepi pantainya cocok buat menunggu Magrib," kata Andrean kepada detikJateng di lokasi, Minggu (10/4/2022).

Pengelola wisata Pantai Kertomulyo, Ali (25), mengatakan Pantai Kertomulyo mulai dikelola untuk wisata sejak 2017. Keindahan hutan mangrove menjadi ikonnya.

"Sejak tahun 2017 sudah dikembangkan untuk wisata. Karena ini kan banyak mangrove, banyak orang ke sini, akhirnya dikembangkan menjadi tempat wisata seperti sekarang," kata Ali saat ditemui detikJateng.

Ari menerangkan, pengunjung Pantai Kertomulyo cukup membayar parkir saja. Adapun tarif parkir untuk mobil Rp 10 ribu, sepeda motor Rp 5 ribu, dan sepeda Rp 2 ribu.

"Akhir pekan biasanya ramai, bisa seribuan orang yang berkunjung dalam sehari. Mereka dari Trangkil dan sekitarnya, ada juga dari Juwana, Pati," terang Ari.



Simak Video "Dua Kelompok Pelajar Terlibat Tawuran di Pati, Polisi Turun Tangan"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/dil)