Persis Solo terpuruk di Super League musim ini. Owner Persis Solo, Kaesang Pangarep, berjanji kembali memberi perhatian lebih kepada tim kebanggaan Kota Solo itu.
Performa Persis Solo di Super League musim ini memang belum memuaskan. Persis masih berada di zona degradasi atau peringkat ke-16 dengan 10 poin dari 17 pertandingan.
Sebelum menang melawan Semen Padang dengan skor 2-3, Persis sempat tak pernah menang dalam 15 laga beruntun. Hasil itu memecahkan rekor Persik Kediri yang pernah menelan 14 laga beruntun tanpa kemenangan pada Liga 1 musim 2022/2023.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suporter Temui Kaesang
Di tengah situasi itu, sejumlah perwakilan elemen suporter menemui Kaesang di Manahan, Solo. Pertemuan berlangsung tertutup membahas situasi tim.
Salah seorang suporter, Beto, mengatakan ada beberapa poin yang disampaikan kepada Kaesang. Di antaranya, meminta evaluasi menyeluruh di jajaran tim hingga manajemen.
Kaesang Pangarep bertemu suporter Persis di Kota Solo, Jumat (9/1/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng |
"Kita menuntut adanya perbaikan, tidak hanya di dalam tim tapi juga keseluruhan. Karena dari mata suporter yang bermasalah tidak hanya tentang tim, tapi keseluruhan sampai ke dalam PT," kata Beto saat ditemui awak media usai pertemuan di Tomuan Coffee, Manahan, Solo, Jumat (9/1/2026).
"Kita tahu beberapa pemain datang dengan harga lebih tinggi dari velue yang seharusnya, itu jadi masalah. Itu ranahmya di dalam PT. Kita meminta perbaikan secara menyeluruh tentang Persis Solo ini, mulai dari PT sampai timnya," imbuhnya.
Dalam pertemuan itu, Beto menuturkan, manajemen akan melakukan evaluasi di internal sebagai langkah jangka pendek. Selain itu, sejumlah pemain juga akan didepak dari Persis Solo pada pertengahan musim ini.
"Untuk jangka pendek, yang jelas pembersihan di dalam PT sendiri. Mas Kaesang dengan tim sudah mengantongi beberapa nama yang mungkin harus dievaluasi," ucapnya.
Kaesang Sanggupi Tuntutan Suporter
Kaesang pun menyatakan menyanggupi tuntutan suporter. Dia meminta manajemen untuk memperbaiki diri agar Persis Solo bangkit musim ini.
"Insyaallah kami akan meminta manajemen untuk bisa memperbaiki diri. Dari teman-teman suporter juga ada tuntutan, insyaallah kita akan laksanakan seluruh tuntutan dari teman-teman itu," kata Kaesang seusai bertemu perwakilan suporter di Tomuan Coffee, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jumat (9/1/2026).
Dalam pertemuan itu, elemen suporter Ultras 1923 meminta Kaesang menandatangani surat tuntutan dari suporter. Ada lima poin tuntutan suporter dalam surat itu, yaitu:
- Mendesak OWNER untuk turun langsung mendampingi tim selama sisa liga berlangsung demi mendekatkan dan menjalin komunikasi yang mendalam kepada seluruh komponen di dalam tim.
- Mendesak OWNER sebagai pemangku kebijakan tim untuk melakukan perubahan yang tepat dan matang di dalam komposisi tim demi menatap putaran kedua dengan hasil yang maksimal.
- Mendesak OWNER sebagai petinggi di dalam tim untuk melakukan pergantian beberapa posisi di dalam tubuh PT. Persis Solo Saestu yang dirasa tidak bekerja secara maksimal untuk memberikan hasil kinerja kepada PT PSS dan/ tim Persis Solo.
- Mendesak OWNER untuk meninjau kinerja manajemen tim dalam menyelesaikan pekerjaannya sebagaimana mestinya.
- Liga 1 Harga Mati!
"Sebenarnya tuntutannya gak ribet, semuanya mudah. Teman-teman suporter tetap sportif sama kami di manajemen," ujar Kaesang.
Kaesang Motivasi Tim
Kaesang juga sempat mendatangi skuad Persis Solo untuk memberi motivasi. Dia mengatakan dirinya akan kembali menemani Laskar Sambernyawa.
Pertemuan itu terjadi pada saat Kaesang mendatangi latihan tim di Lapangan Pusporenggo, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, pada Kamis (15/1).
Dalam video yang diunggah di media sosial Persis Solo, nampak Kaesang memperkenalkan diri dan meminta maaf karena tak menemani tim selama dua tahun terakhir.
"Saya izin memperkenalkan diri dahulu, mungkin ada beberapa teman-teman disini yang belum kenal sama saya. Saya Kaesang Pangarep. Saya cuma mau ngomong, terimakasih untuk semuanya yang sudah tergabung di Persis Solo. Saya juga minta maaf, karena 2 tahun terakhir saya kan gak Sama teman-teman lagi di Persis Solo," kata Kaesang seperti yang dilihat detikJateng di akun Instagram @persisofficial, Jumat (16/1/2026).
"Kemarin saya ubah managemennya, sekarang ada sepupu saya mas Rimbo. Tapi tenang, saya sudah disini lagi kok. Pokoknya main pakai hati, kerjakeras, insyaallah pasti nanti hasilnya lebih baik Liga 1, nanti bisa bertahan semua di sini," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Kaesang juga nampak berbincang dengan pelatih kepala tim, Milomir Seslija.
Kedatangan Kaesang diharapkan mampu memberikan semangat baru untuk tim yang saat masih berada di zona merah. Menutup putaran pertama musim ini, Laskar Sambernyawa berada di urutan ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 10 poin.












































