Kemenangan Persis Solo atas Semen Padang memberi makna lebih bagi Persis Solo maupun sang pelatih Milomir Seslija. Bagi Laskar Sambernyawa, kemenangan 2-3 ini menyudahi catatan 15 laga tanpa kemenangan. Sementara bagi Milo, ini menjadi kemenangan perdananya setelah tiga kali menelan kekalahan beruntun.
"Ini 4 pertandingan saya, baru ini pemain mengambil tanggungjawab dengan memberikan kemenangan, terimakasih untuk para pemain," kata pelatih Persis Solo, Milo, dalam siaran pers yang diterima detikJateng, Minggu (11/1/2026).
Raihan tiga poin belum mengeluarkan Laskar Sambernyawa dari zona merah. Mereka masih berada urutan ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 10 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Milo mengatakan, kemenangan ini akan memberikan dampak yang positif bagi tim dalam menjalani putaran kedua nanti. "Tiga poin ini belum membawa kita keluar dari zona degradasi, tapi ini memberikan kita kepercayaan diri lebih. Hal ini harusnya memberikan pemain motivasi lebih," ucapnya.
Pelatih asal Bosnia itu menjelaskan, laga sore tadi tidak mudah. Kedua tim harus bermain dengan cuaca yang cukup panas. Pertandingan sangat ketat hingga diwarnai lima gol, dan dua penalti.
Diakuinya, Persis Solo tidak memulai pertandingan dengan baik, strategi yang diterapkan tidak berjalan semestinya. Ditambah, banyaknya kesalahan sendiri yang dilakukan anak asuhnya.
"Kami mengawali pertandingan dengan kurang bagus, tidak seperti yang direncanakan. Dan kita memberi lawan dua penalti," jelasnya.
Persis tertinggi lebih dahulu lewat gol Irsyad Maulana (36'), kemudian dibalas lewat gol Zanadin Fariz (45+3'). Skor 1-1 menutup jalannya babak pertama.
Laskar Sambernyawa bangkit dan berhasil comeback pada babak kedua lewat gol Kodai Tanaka (50'), dan Irfan Jauhari (90'). Tuan Rumah sempat memperkecil kedudukan lewat gol Ricki Ariansyah (90+7'). Milo memberikan apresiasi kepada wonderkid Persis, Zanadin Fariz
"Zanadin bermain bagus, gol yang dia cetak melalui kombinasi yang bagus. Saya sangat bahagia, dia adalah pemain masa depan," terangnya.
Meski demikian, Milo mengaku masih banyak aspek yang harus ia perbaiki di putaran kedua nanti. Salah satunya, ia menyoroti minimnya fasilitas fitnes di tim.
Sementara itu, gelandang Persis Solo, Zanadin Fariz, senang bisa pulang dan menutup putaran pertama ini dengan kemenangan. Meski laga tersebut tidak muda, karena cuaca cukup panas.
"Kita tertinggal 1 gol pada babak pertama. Dengan cuaca yang panas, intensitas tinggi, itu tidak mudah. Alhamdulillah kita bisa cetak gol, dan saya bisa cetak gol juga. Pemain menjadi lebih bersemangat untuk kembali ke jalur kemenangan. Babak kedua kita mencetak total 3 gol, sampai akhir kita meraih 3 poin," kata Zanadin.
(aku/aku)
