Minta Maaf Atas Tragedi Kanjuruhan, Iwan Bule: Saya dan tim PSSI ke Malang

Minta Maaf Atas Tragedi Kanjuruhan, Iwan Bule: Saya dan tim PSSI ke Malang

Tim detikNews - detikJateng
Minggu, 02 Okt 2022 11:21 WIB
Ketum PSSI Iwan Bule.
Ketum PSSI Iwan Bule. Foto: Jauh Hari Wawan S/DetikJateng
Solo -

Ketum PSSI Mochamad Iriawan berangkat ke Malang untuk mengusut tragedi Kanjuruhan. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu meminta maaf atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 129 orang.

"Saya beserta PSSI meminta maaf kepada korban dan sangat menyesalkan insiden ini bisa terjadi," kata Iwan Bule lewat akun instagram resminya, Minggu (2/10/2022), dikutip dari detikNews.

"Saya dan tim PSSI sedang menuju ke Malang untuk menemukan gambaran utuh terkait insiden ini," imbuh Iwan Bule.


Dalam postingannya, Irwan Bule juga menyampaikan dukacita atas jatuhnya korban jiwa dalam tragedi Kanjuruhan Malang.

"Turut berduka cita yang mendalam atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, setelah menyampaikan dukacita, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan PSSI menghentikan sementara kompetisi Liga 1.

"Saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," kata Jokowi dalam keterangan pers yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, dikutip dari detikNews.

Jokowi juga meminta Kapolri mengusut tuntas kasus ricuh suporter tersebut. "Khusus pada Kapolri saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini," kata Jokowi.

Sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud Md menekankan tragedi Kanjuruhan bukan bentrok antarsuporter. Mahfud menyebut suporter Persebaya tidak diperkenankan menonton di Kanjuruhan.
"Para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak napas. Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antarsuporter," kata Mahfud Md, dikutip dari detikNews.

Mahfud juga menyatakan aparat sudah mengantisipasi kerawanan sebelum pertandingan Arema FC dan Persebaya digelar di Kanjuruhan. Namun, kata Mahfud, usul aparat mengenai waktu pertandingan hingga jumlah penyesuaian penonton itu tidak dilakukan Panitia Pelaksana atau Panpel.

"Tapi usul-usul itu tidak dilakukan oleh Panitia Pelaksana yang tampak sangat bersemangat. Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan ticket yang dicetak jumlahnya 42.000," kata Mahfud.

Pernyataan itu disampaikan Mahfud Md lewat Instagram resminya seperti dilihat pada Minggu (2/10/2022). Dalam postingannya, Mahfud Md menyampaikan belasungkawa dan pernyataan sikap pemerintah sambil mengunggah potret dirinya warna hitam putih.



Simak Video "PSSI Soal Desakan Iwan Bule Mundur: Nggak Jantan!"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/dil)