Nikmatnya Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Cuma Ada Saat Ramadan!

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Kamis, 19 Feb 2026 19:15 WIB
Suasana berbuka bersama di Masjid Jami' Pekojan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (19/2/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng
Semarang -

Hujan rintik-rintik mengguyur daerah Pekojan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang sore ini. Di tengah hujan, ratusan jemaah menikmati bubur India yang sudah turun temurun disajikan di Masjid Pekojan, sebagai hidangan berbuka puasa selama Ramadan.

Aroma rempah sudah langsung tercium dari halaman Masjid Pekojan. Di masjid yang berada di kawasan Pekojan ini, bubur India menjadi sajian khas berbuka puasa yang sudah bertahan turun-temurun.

Para juru masak sudah menyiapkan makanan sejak siang tadi. Mangkuk berisi bubur yang di atasnya dihidangkan sayur sambal goreng jipang sudah disiapkan sejak sore. Semangka, kurma, wingko, dan teh juga disiapkan di samping mangkuk berisi bubur India.

Dari luar, tampilan bubur India tak berbeda jauh dengan bubur pada umumnya. Hanya terlihat lebih putih dengan campuran wortel dan daun bawang. Sementara rasanya terasa lebih kuat dengan rasa rempah-rempah.

Para pengunjung Masjid Jami' Pekojan yang sudah berada di masjid sejak bakda (usai) Asar pun langsung menyantap bubur dengan nikmat begitu beduk ditabuh.

"Enak rasa buburnya. Pokoknya mantap lah ini, nggak mengecewakan pokoknya," kata salah satu pengunjung asal Barito, Agus Wijayanto, di lokasi, Kamis (19/2/2026).

Pekojan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (19/2/2026)." title="Bubur India Masjid Pekojan" class="p_img_zoomin" />Potret bubur India yang dihidangkan di Masjid Jami' Pekojan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (19/2/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

Ia mengaku sudah setiap tahun berbuka di Masjid Pekojan. Hari ini, menjadi Ramadan ketiga dirinya berbuka di Masjid Pekojan. Menurutnya, berbuka puasa dengan bubur India memiliki kenangan tersendiri baginya.

"Saya sudah ketiga kalinya ini. Buburnya ngangenin, enak pokoknya. Cita rasanya juga pas. Jadi, mantap lah," ungkapnya.

Agus pun membungkus bubur untuk satu keluarganya di rumah. Ia menyebut, bubur India tersebut masih bisa disantap keesokan harinya.

"Jadi besoknya masih bisa dimakan lagi. Biasanya kalau ambil di sini untuk satu keluarga, empat orang," ujarnya.

"Rasanya buburnya itu yang bikin beda dengan yang lainnya. Ngangenin lah, setiap Ramadan harus ke sini," lanjut Agus.

Sementara salah satu warga asal Ngaliyan, Endang (20), mengaku baru pertama kali berbuka puasa bersama di Masjid Jami' Pekojan dan menjajal bubur India.

Pekojan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (19/2/2026)." title="Bubur Masjid Pekojan" class="p_img_zoomin" />Suasana berbuka bersama di Masjid Jami' Pekojan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (19/2/2026). Foto: Arina Zulfa Ul Haq/detikJateng

"Ini baru pertama kali, aku cukup banyak berekspektasi, aku penasaran banget sebulan yang lalu, jadi pas puasa langsung ke sini. Takutnya ramai banget, ternyata nggak, dan masih bisa kita nikmati suasana berbukanya," kata Endang.

"Rasanya sedikit gurih dan berempah, pedas, tapi dari segi tekstur sama kayak bubur pada umumnya," lanjutnya.




(afn/ams)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork