Apakah Buah Naga Bisa Atasi Hipertensi? Ini Hasil Penelitiannya

Tim detikJateng - detikJateng
Selasa, 16 Agu 2022 01:01 WIB
KHAGRACHARI, BANGLADESH - JUNE 22: A view of exotic dragon fruit farm in Khagrachari hills, in Bangladesh on June 22, 2022. Exotic dragon fruit is commercially cultivated in Khagrachari hills. This Thai fruit which became popular in a short time is known as Dragon Fruit in Bangladesh. In addition to native fruits, dragon fruit has taken its place in the fruit market of this country. (Photo by Mohammad Shajahan/Anadolu Agency via Getty Images)
Buah Naga. Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency
Solo -

Buah ini punya nama unik karena kulitnya yang bersisik seperti naga. Meski demikian, buah tropis ini dikenal punya banyak manfaat bagi kesehatan. Menurut detikFood, buah yang memiliki variasi warna kulit merah dan kuning ini disebut mengandung antioksidan seperti flavonoid, asam fenolik dan betacyanin. Apakah buah naga juga bisa atasi hipertensi? Berikut hasil penelitiannya.

1. Tentang Hipertensi

Hipertensi atau penyakit darah tinggi gejalanya meliputi sakit kepala atau rasa berat di tengkuk, vertigo, jantung berdebar, mudah lelah, penglihatan kabur, telinga berdenging, atau mimisan. Namun, pengidap hipertensi juga bisa tak merasakan gejala apapun.

Jika tidak segera ditangani secara tepat, hipertensi atau meningkatnya tekanan darah ini bisa berpengaruh pada pembuluh darah jantung. Bila hipertensi berlangsung dalam waktu lama, suplai oksigen yang dibawa oleh sel-sel darah merah menjadi terhambat. Akibat terburuknya bisa mengakibatkan gagal jantung, stroke, hingga kematian.


2. Hasil Penelitian di Jombang

Menurut hasil penelitian Kurniawati dan Hariyanto dalam Jurnal Keperawatan STIKES William Booth (2019), Pengaruh Pemberian Buah Naga Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Bedahlawak Tembelang Jombang, buah naga ternyata memang berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah.

Dalam risetnya, kedua peneliti tersebut membagi dua kelompok dari sejumlah responden yang didiagnosa mengidap hipertensi derajat II. Salah satu kelompok itu kemudian rutin diberikan jus buah naga merah dalam kurun waktu tertentu.

Hasilnya, ada perbedaan tekanan darah yang signifikan dari kelompok yang rutin diberikan jus buah naga merah dan kelompok satunya lagi yang tidak mengonsumsi jus serupa. Kelompok yang rutin mengonsumsi jus buah naga itu tekanan darahnya menurun hingga masuk kategori pre-hipertensi.

3. Menurut Pakar dari AS

Jurnal itu juga mengutip pendapat Nell Solomon (2016) dari Hopkins Hospital, AS. Pakar tersebut menyatakan dengan meminum jus buah naga dua kali sehari, salah satu khasiatnya ialah dapat membantu penyembuhan bagi penderita hipertensi.

Sebab, buah naga dinyatakan mengandung lycopene yang merupakan antioksidan alami dan dikenal untuk melawan kanker, penyakit jantung, dan merendahkan tekanan darah. Antioksidan itulah yang turut menjaga elastisitas pembuluh darah.

Namun, dalam kesimpulannya, jurnal itu menyatakan bahwa untuk mencegah atau mengatasi hipertensi tidak cukup dengan mengonsumsi jus buah naga merah saja. Pola hidup yang sehat seperti konsumsi gizi seimbang, rutin olahraga, tidak merokok, dan istirahat yang cukup termasuk sederet kunci untuk mencegah hipertensi.



Simak Video "KuTips: 5 Tips Biar Kamu Nggak Hipertensi "
[Gambas:Video 20detik]
(dil/aku)