Intip Resep Sate Kambing Empuk-Antiprengus dari Warung Pak Bustaman

Tim detikFood - detikJateng
Sabtu, 09 Jul 2022 13:46 WIB
Solo -

Sate kambing menjadi salah satu menu favorit ketika Idul Adha. Resep meracik sate kambing antiprengus dan empuk pun diburu.

Berikut cara membuat sate kambing empuk dan tidak prengus dari resep khas warung Sate Kambing Pak Bustaman Semarang. Mudah diikuti lho.

Pengelola Sate Pak Bustaman di Jakarta Pusat, Firdaus, membagikan tips membuat sate kambing empuk. Mengutip detikFood, Sabtu (9/7/2022),berikut bumbu marinasi daging hingga penyajiannya agar empuk dan tidak prengus.


Langkah-langkah membuat sate kambing dan tidak prengus:

1. Daging kambing diiris tipis

Firdaus menjelaskan tekstur empuk daging kambing bisa didapatkan dari jenisnya. Warung Sate Pak Bustaman sendiri menggunakan daging kambing muda, sehingga tekstur dagingnya lembut.

Namun, karena usia kambing yang disembelih harus berusia minimal 12 bulan atau satu tahun, maka teksturnya tak seempuk daging kamping muda. Firdaus pun tak menyarankan daging kambing dilumuri nanas parut, karena akan merusak citarasa kambing.

"Kalau pakai nanas itu nantinya tidak enak. Beda dong rasanya kalau ditambah nanas itu rasanya jadi nggak original lagi. Terus rasa dagingnya bisa jadi asem," kata Firdaus kepada detikFood.

Untuk mengempukkan daging lebih disarankan dengan cara memotong daging kambing dengan irisan lebih tipis. Kemudian lebih baik dibungkus daun pepaya dibandingkan dilumuri nanas yang bisa merusak citarasa.

2. Direndam bumbu

Langkah berikutnya yakni dengan memarinasi daging kambing dengan bumbu sebelum dibakar. Sebenarnya bisa langsung dibakar tanpa bumbu, tapi rasanya akan hambar.

"Kalau kita biasa pakai bumbu celupan. Supaya rasanya jadi lebih enak, ada bumbu yang keluar saat digigit," kata Firdaus.

Warung Pak Bustaman memakai bumbu kecap manis. Sate akan dicelupkan ke bumbu kecap terlebih dulu, baru setelah itu dibakar di atas arang panas. Setelah setengah matang, sate kemudian dicelupkan kembali ke bumbu kecap manis dan dipanggang lagi sampai sekitar 15 menit.

3. Padukan daging dan lemak

Daging kambing lebih berserat dan cenderung alot, maka harus disajikan dengan paduan lemak. Dalam satu tusukan disarankan mengisi satu potong lemak berukuran kecil di tengah-tengah sate.

Penyajian sate di warung Pak Bustaman yang memadukan antara daging dan lemaknya. Dalam satu tusuk isiannya berupa dua potong daging di bagian atas, lalu dilapis dengan lemak, dan ditutup dengan daging lagi.

Lemak dari daging kambing ini akan meleleh ketika dibakar dan lumer di dalam mulut saat disantap.

4. Sate kambing disajikan dengan bumbu kecap

Warung Sate Kambing Pak Bustaman mengolah sate khas Semarang. Sate kambing ini disajikan dengan sambal kecap.

Sambal kecap ini disajikan dengan taburan lada bubuk. Kemudian diberi irisan bawang merah, cabai rawit hijau, dan tomat. Tambahan lada bubuk ini memberikan citarasa sambal kecap yang lebih mantap.

(ams/ams)