Round-Up

Sederet Fakta Pemda DIY Ambil Alih Aset Mal Malioboro-Hotel Ibis

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 14 Sep 2022 05:50 WIB
Ibis Malioboro Hotel Ditutup setelah masa kerjasama dengan Pemda DIY berakhir. Sedangkan Mall Malioboro tetap beroperasi. Selasa (13/9/2022)
Ibis Malioboro Hotel Ditutup setelah masa kerjasama dengan Pemda DIY berakhir. Sedangkan Mall Malioboro tetap beroperasi. Selasa (13/9/2022). Foto: Heri Susanto/detikJateng
Jogja -

Kerja sama Build Operate And Transfer (BOT) antara PT Yogyakarta Indah Sejahtera (YIS) dengan Pemda DIY sudah berakhir. Pemerintah Daerah (Pemda) DIY sebagai pemilik tanah resmi mengambil alih. Pengelolaan Mal Malioboro dan hotel Ibis Malioboro pun berpindah tangan. Berikut sederet fakta mengenai hal itu.

Mal dan Hotel Ibis Malioboro Jadi Milik Pemda DIY

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan penyerahan aset bangunan dan fasilitas Mal Malioboro dan Ibis Malioboro itu sesuai kesepakatan.

"Jadi dengan diserahterimakannya Mal Malioboro maupun sebagian Hotel Ibis itu milik Pemda mulai kemarin, sesuai kesepakatan yang ada menjadi milik Pemda," kata Sultan saat diwawancarai wartawan, di Kompleks Kepatihan, Selasa (13/9/2022).


Dengan penyerahan aset bangunan dan fasilitas itu, Pemda DIY bisa menyewakan, kerjasama, atau diserahkan ke BUMD.

"Dengan kepemilikan itu kita punya negosiasi. Kita sewakan atau kita kerjasamakan. Tapi kita kan tidak punya kesempatan berpikir jauh. Sehingga pengambilalihan ini kan tidak mungkin ditutup," katanya.

Kontrak Kerja Sejak 1992

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, kerjasama dengan PT YIS berlangsung selama 30 tahun atau sejak September 1992. "Jadi itu bukan pengambilalihan. Karena memang kontrak kerja sudah selesai," kata Aji.

Aji menambahkan, kerjasama sejak awal dengan sistem BOT (build Operate And Transfer). Perjanjian pertama berlangsung 20 tahun, lalu diperpanjang 10 tahun lagi.

Dampak Negatif Jika Ditutup

Sultan menegaskan, jika harus menutup operasional Mal Malioboro bisa berdampak negatif. "Ditutup punya konsekuensi orang tidak bisa jualan di dalam mal. Karena kan tidak akan berganti orang, hanya manajemennya berganti, sehingga tidak akan kita tutup," jelasnya.

Pembentukan Tim Sementara

Usai menerima penyerahan dari PT YIS selaku pemilik manajemen lama, Pemda DIY membentuk tim sementara. Tim itu akan mengoperasionalkan Mal Malioboro dan Ibis Malioboro sebelum ada penyewa atau pihak yang akan bekerjasama.

"Kita membuat tim sementara untuk mengelola dengan harapan nanti ada bentuk kerja sama atau sewa yang nanti dasarnya itu membangun kesepakatan yang ada," kata Sultan. Tim sementara juga akan merawat kedua aset tersebut.

"Jalan dulu, jangan ditutup. Ya untuk sementara ini untuk maintance. Harapan saya menguntungkan Pemda. Lebih jujur untuk saya. Tidak akan sampai di sana. Makanya tidak ditutup. Tenant masuk," lanjut Sultan.

Soal harapan karyawan dan jaminan prioritas dari Sultan ada di halaman selanjutnya...