Parabadminton International Digelar di Jogja, Diikuti 10 Negara

Parabadminton International Digelar di Jogja, Diikuti 10 Negara

Heri Susanto - detikJateng
Selasa, 23 Agu 2022 12:58 WIB
Atlet asal India bertanding di Fox Parabadminton International 2022, di GOR Among Rogo, Jogja, Selasa (23/8/2022).
Atlet asal India bertanding di Fox Parabadminton International 2022, di GOR Among Rogo, Jogja, Selasa (23/8/2022). Foto: Heri Susanto/detikJateng
Jogja -

National Paralympic Committee (NPC) Indonesia kembali menggelar Parabadminton International di Kota Jogja. Turnamen penyisihan menuju Paralimpiade Paris 2023 ini berlangsung tanggal 23-28 Agustus 2022.

Ketua Panitia, Rima Ferdianto, menjelaskan Parabadminton International menjadi turnamen reguler dari NPC Indonesia. Namun dua tahun yang lalu turnamen vakum gegara pandemi.

"Turnamen ini diikuti 10 negara dengan 69 atlet. Biasanya turnamen reguler yang biasa diselenggarakan di Solo. Saat ini kami gelar di Jogja," kata Rima saat jumpa pers usai pembukaan Fox Parabadminton International 2022 di GOR Among Rogo, Jogja, Selasa (23/8/2022).


Rima menjelaskan pada ajang kali ini Indonesia menurunkan 25 atlet yang sama persis saat turun di ASEAN Para Games Solo 2022 lalu. Indonesia menargetkan bisa menjadi juara umum.

"Indonesia berkekuatan 25 atlet sama persis di ASEAN Para Games. Kita berharap atlet Indonesia eks Para Games bisa maksimal," jelasnya.

Kejuaraan parabadminton ini, lanjut Rima, termasuk kejuaraan bergengsi yang diakui BWF. Bahkan BWF telah memasukkannya untuk salah satu pengumpulan poin menuju Paralympic di Paris tahun 2023 mendatang.

"Ada rangking poin yang diperebutkan untuk Paralimpade di Paris 2023. Rangking yang terakumulasi 8 besar, bisa tampil di Paris. Kita berharap atlet-atlet di Indonesia bisa tampil maksimal," jelasnya.

Sebagai tuan rumah turnamen, menurut Rima, sebenarnya memberikan keuntungan yang besar. Indonesia bisa mengirimkan atlet sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan pengalaman.

"Keuntungan tuan rumah bisa mengirim atlet sebanyak-banyaknya. Melatih atlet juga bisa melatih ofisial. Atlet yang mendapatkan dukungan dari tuan rumah itu lebih baik dari luar negeri," ujarnya.

Bahkan kontingen Indonesia, kata Rima, ada yang baru. Saat ini atlet tersebut telah lolos klasifikasi.

"Target yang atlet lolos klasifikasi dulu. Derajat disabilitas. Lima atlet kita sudah mendapatkan kejelasan status. Masuk kelas SL 3, dengan kemampuannya bisa tembus ke Paralimpiade Paris," imbuhnya.



Simak Video "Holywings Jogja Ditutup Hingga Batas Waktu yang Belum Ditentukan"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/apl)