Ini Tahapan Setelah Sultan HB X Ditetapkan Jadi Gubernur DIY 2022-2027

Heri Susanto - detikJateng
Selasa, 09 Agu 2022 19:22 WIB
Pimpinan DPRD DIY bersama perwakilan Keraton Jogja GKR Mangkubumi serah terima dokumen persyaratan calon Gubernur dan Wagub DIY di DPRD DIY, Senin (18/7/2022)
Ilustrasi. Pimpinan DPRD DIY bersama perwakilan Keraton Jogja GKR Mangkubumi serah terima dokumen persyaratan calon Gubernur dan Wagub DIY di DPRD DIY, Senin (18/7/2022). Foto: dok. Humas Pemda DIY
Yogyakarta -

DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menetapkan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan KGPAA Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wagub DIY periode 2022-2027. Setelah penetapan dalam Rapat Paripurna ini, DPRD DIY akan mengusulkan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Setelah penetapan ini, akan kami serahkan pengusulan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY kepada Presiden RI lewat Menteri Dalam Negeri RI," kata Ketua DPRD DIY Nuryadi usai Rapat Paripuna Penetapan Gubernur dan Wagub DIY di Kantor DPRD DIY, Selasa (9/8/2022).

Penetapan ini lebih cepat dari tenggang waktu maksimal 10 Oktober 2022. Nuryadi mengungkapkan dengan penetapan ini tugas DPRD DIY telah sesuai dengan UU Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY dan Perdais Tata Cara Penetapan Gubernur dan Wagub DIY.


"Lewat Rapat Paripurna tadi ini, kami telah menetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY masa jabatan 2022-2027. Kami sudah melaksanakan seluruh amanah UU Keistimewaan dan Perdais," jelasnya.

"Semoga, dengan tahapan yang lebih cepat ini, bisa segera dilantik Presiden dan Menteri Dalam Negeri," lanjutnya.

Baca juga: Sah! Sultan HB X Ditetapkan Sebagai Gubernur DIY 2022-2027

Tanggapan Sultan HB X

Sementara itu Sultan HB X menyampaikan terima kasih kepada DPRD DIY yang telah menyelesaikan tahapan-tahapan penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY periode 2017-2022 akan berakhir pada 10 Oktober 2022 mendatang.

"Harapan saya, pelantikan (Gubernur dan Wakil Gubernur DIY periode 2022-2027) oleh Presiden pun bisa tepat waktu. Dengan demikian, bisa terpenuhi seluruh proses (pelantikan) sebagaimana mestinya sesuai dengan bunyi undang-undang. Sekali lagi terima kasih kepada DPRD DIY yang telah memproses (tahapan-tahapan) ini jauh hari sebelum habis masa jabatan," kata Sultan.

Diberitakan sebelumnya, Keraton Jogja dan Puro Pakualaman telah menyerahkan berkas syarat administrasi Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DIY bulan Juli lalu. Penyerahan dokumen dilakukan masing-masing perwakilan kepada Ketua DPRD DIY Nuryadi.

Pihak Keraton Jogja diwakili Penghageng KHP Datu Dana Suyasa GKR Mangkubumi dan Penghageng Kawedanan Puraraksa KRT Suryahadininngrat. Kadipaten Pakulaman diwakili oleh GPH Wijoyo Harimurti dan BPH Kusumo Bimantoro.

Sesuai UU Keistimewaan, Sultan dan Paku Alam yang bertakhta akan dilantik sebagai Gubernur DIY dan Wakil Gubernur DIY. Saat ini, Sultan yang bertakhta adalah Sri Sultan Hamengku Buwono X, sedangkan Paku Alam yang bertakhta adalah Paku Alam X.

Sebagai informasi, jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY periode ini akan berakhir pada 10 Oktober 2022 mendatang. Selanjutnya, Sultan dan Paku Alam yang bertakhta akan dilantik sebagai pasangan kepala daerah DIY tanpa pemilihan umum seperti halnya daerah lain. Ini sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Keistimewaan DIY Nomor 13 Tahun 2012, di mana jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY dilakukan dengan penetapan, bukan pemilihan.



Simak Video "Momen Sri Sultan HB X Resmi Ditetapkan Sebagai Gubernur DIY 2022-2027"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/mbr)