Revisi Aturan Seragam, SMAN 1 Banguntapan Tunggu Rekomendasi Disdikpora DIY

Revisi Aturan Seragam, SMAN 1 Banguntapan Tunggu Rekomendasi Disdikpora DIY

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Senin, 08 Agu 2022 14:48 WIB
SMAN 1 Banguntapan, Bantul, DIY, Senin (8/8/2022).
SMAN 1 Banguntapan, Bantul, DIY, Senin (8/8/2022). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng)
Bantul -

SMAN 1 Banguntapan, Bantul, masih menunggu rekomendasi dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) soal aturan baru berpakaian seragam selama kegiatan belajar mengajar (KBM). Saat ini pihak sekolah fokus untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tidak terganggu dengan adanya kasus hijab beberapa waktu lalu.

"Untuk itu kita menunggu kan baru ditangani Disdikpora (DIY)," kata Plh Humas SMAN 1 Banguntapan Sutrisna saat ditemui detikJateng di SMAN 1 Banguntapan, Bantul, Senin (8/8/2022).

Sutrisna juga mengaku siap melaksanakan rekomendasi dari Disdikpora DIY soal apa yang harus dilakukan pihaknya pasca-kasus hijab tersebut. Namun kembali lagi, saat ini kasus tersebut masih berproses sehingga pihaknya belum bisa berbicara banyak.


"Yang jelas rekomendasinya seperti apa kita ikuti, kan harus bagaimana-bagaimana dari sana belum. Kita masih menunggu karena proses masih berjalan," ucapnya.

Menurutnya, saat ini yang terpenting adalah bagaimana membuat murid belajar di sekolah dengan aman dan nyaman. Sehingga Sutrisna memilih irit bicara soal dugaan pemaksaan pemakaian hijab kepada salah satu siswinya.

"Yang jelas bagi kami saat ini mengamankan anak-anak sekolah tetap berjalan seperti biasa, dan alhamdulillah sampai saat ini masih berjalan," ujarnya.

Sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meninjau SMAN 1 Banguntapan Bantul yang belakangan ramai dibicarakan karena dugaan pemaksaan jilbab pada seorang siswi. Salah satunya yakni ketentuan seragam murid yang tidak sesuai dengan Permendikbud No 45 Tahun 2014.

"Ketentuan seragam dan diperkuat dengan gambar, di sekolah anak korban tidak sesuai dengan ketentuan dari Permendikbud No 45 Tahun 2014 tentang Pakaian Seragam bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah," ujar komisioner KPAI Retno Listyarti dalam keterangan persnya, seperti yang dilansir detikNews, Kamis (4/8).

KPAI juga melihat adanya panduan seragam murid yang dilengkapi gambar. Panduan ini beredar di WhatsApp.

Ketentuan seragam bagi murid adalah mengenakan kemeja panjang, rok/celana panjang, serta jilbab. Pihak sekolah mengakui dokumen itu rilisannya untuk peserta didik.



Simak Video "Guru dan Kepala SMAN 1 Banguntapan Disanksi Ringan Terkait Kasus Jilbab"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/sip)