Diduga Depresi, Pemuda di Kulon Progo Ditemukan Tewas Gantung Diri

Jalu Rahman Dewantara - detikJateng
Minggu, 31 Jul 2022 20:40 WIB
Proses evakuasi pemuda ditemukan gantung diri di Punukan, Kelurahan Wates, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (31/7/2022).
Proses evakuasi pemuda ditemukan gantung diri di Punukan, Kelurahan Wates, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (31/7/2022). (Foto: dok Polres Kulon Progo).
Kulon Progo -

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan.

Seorang pemuda berinisial AP (26) ditemukan tewas gantung diri di area perkebunan wilayah Punukan, Kelurahan Wates, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Korban pertama kali ditemukan oleh kakak sepupunya sendiri, TS (31) warga Punukan, pada sekitar pukul 16.30 WIB. Sebelumnya TS sudah mencari keberadaan adiknya yang pergi tanpa kabar sejak pagi hari.


"Korban sudah pergi dari rumah sejak pagi hari tadi, lalu dicari keberadaannya oleh kakak korban. Pencarian dilakukan sejak pukul 15.30 WIB, dan baru ditemukan pukul 16.30 WIB, di area perkebunan di Punukan," ungkap Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry saat dimintai konfirmasi, Minggu (31/7/2022).

"Kakak korban ini menemukan korban dalam keadaan gantung diri di kebun menggunakan selang air yang diikat di cabang pohon akasia," sambungnya.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke kepolisian. Petugas dibantu tim dari PMI Kulon Progo lalu mengevakuasi jasad korban menuju RSUD Wates.

Jeffry menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, penyebab kematian korban karena bunuh diri. Tidak ada unsur penganiayaan karena tidak ditemukan bekas luka. Adapun luka paling kentara yakni bekas jeratan tali di leher korban karena gantung diri.

"Hasil pemeriksaan medis dari IGD RSUD Wates menerangkan bahwa korban sudah dalam keadaan kaku mayat diperkirakan sudah 12 jam, ada bekas jeratan di leher, dan tindak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ucapnya.

Jeffry mengatakan menurut keterangan dari pihak keluarga, diketahui bahwa korban sedang mengalami depresi. "Menurut keterangan dari kakak sepupu korban bahwa korban mengalami depresi," ujarnya.



Simak Video "Asyiknya Menyusuri Gua Sumitro di Kulon Progo"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/ahr)