Chat WA Mengharukan Anak SD ke Mendiang Ibu, Begini Cerita Sang Ayah

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Selasa, 28 Jun 2022 20:52 WIB
Tangkapan layar postingan akun Twitter @takseiman.
Tangkapan layar postingan akun Twitter @takseiman. (Foto: dok. istimewa)
Gunungkidul -

Seorang anak SD di Gunungkidul, Novan Ilham Fauzi (7), curhat ke mendiang ibu melalui chat WhatsApp (WA) viral di media sosial. Begini cerita sang ayah soal curhatan anaknya itu, salah satunya soal nilai ujian sekolah.

Ayah Novan, Ngatino (54) menuturkan, setelah istrinya meninggal dunia pada Juli tahun 2021, Novan berpindah sekolah. Dalam penyesuaian dengan sekolah yang baru, nilai ulangan harian anaknya kurang stabil.

"Waktu penilaian akhir tahun itu ada kisi-kisi dan saya carikan jawabannya untuk belajar anak saya," katanya saat dihubungi detikJateng, Selasa (28/6/2022).


Ternyata saat pengumuman penilaian akhir tahun, Novan mendapatkan nilai 100 untuk beberapa mata pelajaran. Saking senangnya, Novan lantas mengabari ayahnya.

"Ternyata pas dikumpulkan nilai dan soalnya, pas dikumpulkan nilainya beberapa 100. Nah, dia bangga, dan dia fotokan soal-soal sama nilainya itu beberapa soal ada 6 kalau tidak salah ke HP saya, dia curhat 'pah saya dapat nilai 100'," ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap anaknya, Ngatino pun membelikan roti bakar untuk Novan. Namun, ternyata selain laporan kepada dirinya, Novan juga mengirim pesan ke kontak WhatsApp almarhum ibunya melalui gawai sang kakak.

"Cuma itu, eh, ternyata dia juga curhat ke almarhumah, yang saya tahu hanya itu dan tahu-tahu sama anak saya dimasukkan Twitter lalu viral. Intinya kemarin itu diawali laporan Novan ke saya, lalu mungkin karena refleks lalu chat almarhum ibunya juga karena Novan dan hubungan keduanya dekat," ucapnya.

Terkait viralnya Novan di media sosial, Ngatino mengaku tidak begitu mempermasalahkannya karena tidak merugikan orang lain.

"Pertama kontennya kan tidak merugikan orang lain, kemudian kontennya itu kan justru menumbuhkan kesadaran ternyata," ucapnya.

"Karena dalam tanggapan-tanggapan yang saya dilapori anak saya banyak yang hubungan antara anak-ibu agak bagaimana dan akhirnya minta maaf. Sehingga dampaknya positif dan menimbulkan kesadaran," lanjut Ngatino.

Di sisi lain, dia berharap postingan yang menyangkut anaknya itu tidak perlu diperdalam lagi.

"Soalnya kami itu, hal seperti ini begitu viral itu sebenarnya saya juga tidak begitu, kok gitu saja bikin seperti itu," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, cerita menyentuh hati datang dari seorang bocah SD di Gunungkidul. Bocah bernama Novan ini mengirimkan pesan berisi cerita kesehariannya melalui aplikasi WhatsApp (WA) kepada ibunya yang sudah meninggal.

Pesan tersebut sepertinya dikirimkan ke nomor ibunda Novan yang sudah tidak aktif. Terlihat pesan yang dikirimkan Novan hanya mendapatkan centang satu. Lewat pesan itu pula, Novan bahkan sempat bertanya kepada mengapa sang ibu tidak membalas pesannya.

Unggahan itu dicuitkan oleh akun Twitter @takseiman, Kamis (23/6) lalu. Cuitan ini mendapatkan ribuan komentar, di-retweet puluhan ribu kali dan mendapatkan like hingga lebih dari 100 ribu.



Simak Video "Polisi Temukan 9 Jeriken Miras di TKP Ruko Babarsari"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/ahr)