Curhatan Warga Dusun di Gunungkidul, Harus Jalan 5 Km demi Jaringan Internet

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Selasa, 28 Jun 2022 16:21 WIB
Ilustrasi Internet
Ilustrasi internet (Foto: https://inet.detik.com)
Gunungkidul -

Warga di Pedukuhan Ngalang Ombo, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gununungkidul mengeluhkan sulitnya mendapatkan sinyal internet. Bahkan, untuk mengakses internet warga harus menempuh perjalanan sekitar 5 kilometer terlebih dahulu.

Ketua RT 04 RW 01 Pedukuhan Ngalang Ombo, Siswadi mengatakan bahwa sinyal internet di wilayahnya sangat sulit.

"Memang di Ngalang Ombo susah sinyal. Kalau mau mengakses internet ya harus ke jalan raya Semanu-Rongkop di (Pedukuhan) Mojo (Kaliri Dadapayu). Untuk jaraknya dari Ngalang Ombo sekitar lima kilometer," kata Siswadi kepada wartawan di Gunungkidul, Selasa (28/6/2022).


Siswandi dan warga sekitar pernah berencana memasang WiFi untuk memudahkan warga mengakses internet. Namun hal itu belum terealisasi karena biaya pemasangan dan berlangganan yang cukup mahal.

"Sebenarnya bisa menggunakan WiFi dengan dipasang secara paralel. Tapi ya itu, harganya cukup mahal sekitar Rp 700 ribu untuk peralatan, belum biaya langganannya," ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT 02 RW 01 Ngalang Ombo, Agus Triyono menyebut hanya ada satu provider yang bisa digunakan di wilayahnya. Namun, sinyal provider tersebut kerap naik turun sehingga mengganggu warga yang hendak berkomunikasi baik melalui telepon seluler maupun internet.

"Hanya satu (provider) yang bisa di Ngalang Ombo. Tapi sinyalnya tidak stabil, jadi kadang ada kadang hilang," ujarnya.

Agus menilai susahnya sinyal internet di Ngalang Ombo karena letak geografis yang berada di perbukitan. Untuk itu, besar harapannya pemerintah atau pihak terkait membantu dalam menguatkan sinyal di tempat tinggalnya.

"Kenapa susah sinyal mungkin karena di sini banyak perbukitan. Ya semoga segera ada solusi saja dari pihak terkait," katanya.

Terpisah, saat dimintai tanggapan terkait keluhan warga tersebut, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengaku jika masih ada wilayah di Gunungkidul yang blank spot atau susah sinyal seluler maupun internet. Karena itu pihaknya terus berupaya mengurangi blank spot di Gunungkidul.

"Kita terus berupaya untuk mengurangi wilayah blank spot dan nanti kita juga akan intervensi termasuk masalah sinyal," kata Sunaryanta.



Simak Video "China Mulai Bahas Pengembangan 5.5G"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/aku)