Jelang Puncak Arus Balik, Tiket Bus AKAP dari Terminal Wonosari Ludes

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Jumat, 06 Mei 2022 16:04 WIB
Sejumlah pemudik tiba di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Jumat (6/5/2022).
Sejumlah pemudik tiba di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Jumat (6/5/2022). (Foto: Grandyos Zafna)
Gunungkidul -

Tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan keberangkatan dari Terminal Dhaksinarga Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, DIY, saat ini telah ludes terjual. Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul memprediksi puncak arus balik terjadi besok, Sabtu (7/5).

"Untuk tiket bus AKAP saat ini sudah habis terjual, terutama untuk keberangkatan sampai Minggu (8/5) dari Terminal Dhaksinarga," kata Pengatur Lalu Lintas Terminal Dhaksinarga Wonosari Aris Farwanto kepada wartawan di Kabupaten Gunungkidul, Jumat (6/5/2022).

Aris mengatakan, tiket untuk armada bus tambahan juga ludes terjual. Menurut dia, bus AKAP yang berangkat dari Terminal Dhaksinarga Wonosari kebanyakan bertujuan ke Jabodetabek hingga Sumatra.

"Tiket yang habis terjual termasuk untuk armada tambahan yang jumlahnya 10 unit bus. Untuk yang (bus AKAP) reguler ada 16 unit bus," ujarnya.

Terlepas dari ludesnya tiket bus AKAP, Aris mengungkapkan bahwa peningkatan arus balik lebaran 2022 sebenarnya sudah mulai terasa sejak Rabu (4/5) lalu. Pada hari itu ada 800 penumpang yang berangkat dengan 89 bus AKAP.

"Adapun kemarin, Kamis (5/5), tercatat ada 1.800 penumpang yang berangkat dari Terminal Dhaksinarga Wonosari. Jadi peningkatan (arus balik) sebetulnya sudah ada," ucapnya.

Senada diutarakan Kepala Dishub Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto. Menurut Rakhmadian, peningkatan arus balik pemudik dari Gunungkidul sudah terasa sejak kemarin. Hal tersebut dilihat dari kepadatan di jalur utama untuk mudik.

"Perkiraan kami untuk puncak arus balik akan terjadi besok Sabtu. Tapi kalau pemudik yang dari Jawa Tengah kemungkinan pulang hari Minggu (8/5) karena kan dekat (jarak Jawa Tengah dengan Gunungkidul)," pungkas dia.



Simak Video "60% Pemudik Belum Balik, Kemenhub Sarankan Tunda Kepulangan"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/sip)