Perahu Pecah Dihantam Gelombang, 2 Nelayan Bantul Nyaris Tenggelam

Pradito Rida Pertana - detikJateng
Kamis, 24 Mar 2022 11:55 WIB
Perahu nelayan pecah menjadi dua akibat dihantam gelombang besar di Pantai Kuwaru, Kamis (24/3/2022) pagi.
Perahu nelayan pecah dihantam gelombang di Pantai Kuwaru, Kamis (24/3) pagi. Foto: dok. SAR Satlinmas Wilayah IV Bantul.
Bantul -

Satu perahu nelayan jenis jukung tenggelam dan terbelah jadi dua akibat dihantam gelombang besar di Pantai Kuwaru, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, Kamis (24/3/2022). Tidak ada korban jiwa, kedua nelayan hanya mengalami kerugian materi.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah IV Kabupaten Bantul, Nugroho, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat perahu jukung Putra Bahari yang dikemudikan Ponijo (50) bersama anak buah kapal Juhar Arisman (39) berangkat melaut pagi tadi. Sesampainya di tengah laut, tiba-tiba kapal tersebut dihantam gelombang besar.

"Awalnya kapal nelayan itu hendak melaut dan tiba-tiba terhantam gelombang besar sehingga perahu terbalik dan tenggelam. Bahkan dua nelayan itu sampai terlempar ke laut," kata Nugroho saat dihubungi wartawan, Kamis (24/3/2022).


Perahu nelayan pecah menjadi dua akibat dihantam gelombang besar di Pantai Kuwaru, Kamis (24/3/2022) pagi.Perahu nelayan pecah menjadi dua akibat dihantam gelombang besar di Pantai Kuwaru, Kamis (24/3/2022) pagi. Foto: dok. SAR Satlinmas Wilayah IV Bantul

Beruntung kejadian itu diketahui Tim SAR dan warga pesisir Pantai Kuwaru yang segera memberikan pertolongan.

"Kedua nelayan dan perahunya berhasil dievakuasi. Keduanya selamat tapi kapalnya hancur terbelah jadi dua," ujarnya.

Nugroho menyebut perahu jukung itu terbelah menjadi dua karena terbuat dari bahan fiber. Selain itu, mesin dan alat tangkap ikannya juga mengalami kerusakan.

"Kalau dihitung kerugiannya bisa mencapai belasan juta rupiah. Karena perahunya jelas tidak bisa dipakai lagi. Mesin dan alat tangkap (ikan) rusak semua," ucapnya.



Simak Video "Diterjang Gelombang Pasang, Puluhan Lapak di Pantai Depok Bantul Rusak"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/ahr)