Lagi! Perampokan di Banyumas, Kini Anting Lansia Sakit Digasak

Lagi! Perampokan di Banyumas, Kini Anting Lansia Sakit Digasak

Anang Firmansyah - detikJateng
Selasa, 24 Feb 2026 15:12 WIB
Aksi perampokan kembali terjadi di Banyumas. Kali ini, emak-emak inisial L (66) berkursi roda yang sendirian di rumah menjadi korban.
Polisi olah TKP kasus perampokan di Sumbang, Banyumas, Selasa (24/2/2026). Foto: Dok Polsek Sumbang
Banyumas -

Aksi perampokan kembali terjadi di Banyumas. Kali ini, emak-emak inisial L (66) berkursi roda yang sendirian di rumah menjadi korban.

Ini perampokan ketiga yang terjadi di Banyumas selama bulan Februari. Perampokan terjadi di rumah warga di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Selasa (24/2) dini hari.

Pelaku diduga dua pria dan masuk ke rumah korban saat suasana masih sepi atau sekitar pukul 04.30 WIB, ketika suami korban meninggalkan rumah untuk menunaikan salat Subuh di musala. Saat itu korban diketahui sendirian sedang terbaring sakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Sumbang, AKP Basuki, mengatakan pelaku diduga berjumlah dua orang dan masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang.

"Pelaku masuk dengan cara meraih grendel pintu belakang di bagian dapur, kemudian masuk ke dalam rumah dan mengambil barang-barang milik korban," kata Basuki dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Basuki, korban sempat mendengar suara ketukan pintu sekitar lima menit setelah suaminya pergi. Korban yang mengira suaminya sudah pulang lalu keluar dari kamar. Namun, saat hendak mengunci pintu dapur, korban justru mendapati dua pria asing sudah berada di dapur dan ruang tengah rumah.

"Salah satu pelaku kemudian menyuruh korban kembali ke kamar. Pelaku juga melempar kursi roda milik korban ke arah dapur sambil mengucapkan ancaman dalam bahasa Jawa agar korban tidak berteriak," jelasnya.

Korban lantas duduk di atas tempat tidur dan diawasi oleh salah satu pelaku. Sementara pelaku lainnya menggeledah rumah dan mengambil perhiasan emas yang disimpan di dalam tas, serta uang receh yang berada di dalam kaleng bekas biskuit.

"Setelah mengambil barang-barang tersebut, kedua pelaku langsung pergi meninggalkan rumah melalui pintu yang sama," ujar Basuki.

Selang 15 menit kemudian, suami korban pulang ke rumah karena terlambat mengikuti salat berjemaah. Ia mendapati korban dalam keadaan menangis dan menceritakan bahwa rumahnya baru saja dimasuki dua orang laki-laki. Korban juga menyebut, salah satu pelaku sempat terlihat memegang senjata tajam.

Akibat kejadian itu, korban kehilangan uang tunai sekitar Rp 400 ribu dan sepasang anting emas seberat kurang lebih dua gram senilai Rp 2 juta. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 2,4 juta. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Sumbang

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Ciri-ciri pelaku masih didalami dari keterangan korban dan saksi," pungkasnya.

Diketahui, sebelum ini ada dua kali perampokan di Banyumas. Kasus perampokan pertama juga terjadi di Sumbang tepatnya di Desa Kotayasa pada Senin (9/2). Saat itu, pelaku sempat menyekap sekeluarga dan membawa uang belasan juta dari rumah karyawan koperasi simpan pinjam.

Kasus perampokan kedua terjadi di Karangsari, Kebasen, pada Minggu (15/2). Korbannya juga lansia perempuan.

Korban sempat diikat lakban hingga diancam celurit. Dalam aksi perampokan bersenjata tajam tersebut, pelaku membawa kabur uang tunai sebesar Rp 7.350.000, sejumlah perhiasan emas yang masih dalam proses pendataan, serta tiga kartu ATM milik anggota keluarga korban berikut nomor PIN-nya.




(afn/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads