Lansia di Kebasen Banyumas Dirampok, Korban Diikat Lakban-Diancam Celurit

Lansia di Kebasen Banyumas Dirampok, Korban Diikat Lakban-Diancam Celurit

Anang Firmansyah - detikJateng
Senin, 16 Feb 2026 08:57 WIB
Police line tape. Crime scene investigation. Forensic science.
Ilustrasi perampokan di Banyumas. Foto: Getty Images/D-Keine
Banyumas -

Seorang perempuan lanjut usia (lansia) di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas menjadi korban perampokan. Korban sempat dilakban dan diancam menggunakan senjata tajam (sajam).

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus Silalahi, menjelaskan aksi perampokan terjadi sekitar pukul 00.05 WIB Minggu (15/2), di rumah Parsiti (66), seorang petani yang tinggal di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.

Saat kejadian korban sedang beristirahat di dalam kamar. Korban terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dari ruang tamu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat korban keluar kamar, dua orang pelaku yang sudah berada di dalam rumah langsung melakukan penganiayaan, mengikat tangan korban menggunakan lakban, serta mengancam dengan senjata tajam jenis celurit," kata Petrus, Senin (16/2/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

Tak hanya korban, anak korban yang terbangun karena mendengar kegaduhan juga menjadi sasaran para pelaku. Keduanya diancam dan tidak bisa melawan.

Dalam aksi perampokan bersenjata tajam tersebut, pelaku membawa kabur uang tunai sebesar Rp 7.350.000, sejumlah perhiasan emas yang masih dalam proses pendataan, serta tiga kartu ATM milik anggota keluarga korban berikut nomor PIN-nya.

"Pelaku mengambil uang, perhiasan emas, serta kartu ATM milik keluarga korban yang disertai nomor PIN,"ujarnya.

Setelah para perampok meninggalkan lokasi, korban dan anaknya baru bisa melepaskan ikatan sekitar pukul 00.45 WIB. Keduanya kemudian meminta pertolongan kepada anggota keluarga yang tinggal di belakang rumah sebelum melapor ke perangkat desa dan kepolisian.

Menerima laporan sekitar pukul 02.00 WIB, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian. Unit Reskrim bersama SPKT Polsek Kebasen melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis dan Tim Resmob.

"Saat ini kami mengintensifkan pengumpulan keterangan dari pelapor maupun saksi, sekaligus memburu keberadaan terduga pelaku,"jelas Petrus.

Ia menambahkan, pihaknya juga meningkatkan patroli di jam-jam rawan, khususnya di kawasan permukiman, pertokoan, dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengaktifkan kembali satkamling, serta memastikan pintu dan pagar rumah dalam kondisi terkunci," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi perampokan disertai penganiayaan terjadi di rumah warga di Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Dua korban, seorang ibu lanjut usia dan anaknya, disekap serta dipukuli oleh pelaku yang masuk melalui jendela depan rumah.

Kepala Dusun Karangsari RT 01 RW 01, Ikung, mengatakan peristiwa itu terjadi saat hujan deras sekitar tengah malam.

"Jadinya itu kurang lebih jam 12 malam hujan, mereka masuk lewat jendela depan. Ibunya keluar duluan, langsung disekap dan dipukuli, lalu diikat pakai lakban," kata Ikung saat dihubungi detikJateng, Minggu (15/2) malam.

Tak lama berselang, anak korban yang sedang tidur di bagian belakang rumah keluar dan langsung diserang pelaku.

"Anaknya yang tidurnya di belakang keluar juga, langsung diserang, dipukuli, lalu diikat juga sama lakban," ujarnya.

Setelah kedua korban tak berdaya, para pelaku kemudian mengacak-acak isi rumah untuk mencari harta benda.

"Setelah dua-duanya diikat, mereka nyari uang sama emas di lemari. Di rumah itu diberantakin semua, nyari sendiri," lanjut Ikung.

Berdasarkan keterangan korban, jumlah pelaku diperkirakan lebih dari satu orang.

"Informasinya ada dua orang yang kelihatan sama ibu dan anaknya. Semuanya pria," kata Ikung.

Para pelaku juga sempat berbicara menggunakan bahasa Jawa.

"Pakai bahasa jawa, logatnya jawa ngapak," imbuhnya.




(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads