Buntut Miras Oplosan Maut di Jepara, Ribuan Botol Miras Disita Polisi

Buntut Miras Oplosan Maut di Jepara, Ribuan Botol Miras Disita Polisi

Dian Utoro Aji - detikJateng
Jumat, 13 Feb 2026 13:38 WIB
Polres Jepara saat merilis miras hasil patroli gabungan di Polres Jepara, Jumat (13/2/2026).
Polres Jepara saat merilis miras hasil patroli gabungan di Polres Jepara, Jumat (13/2/2026). Foto: dok. Polres Jepara
Jepara -

Polres Jepara melakukan operasi razia gabungan dan hasilnya menyita ribuan botol miras. Razia ini buntut adanya tujuh orang tewas setelah menenggak miras oplosan.

"Terutama usai adanya kejadian dalam kasus tewasnya sejumlah warga di Kecamatan Pakis Aji yang diduga akibat mengonsumsi minuman keras oplosan dan menjelang bulan Ramadan 1447 H/2026 M," jelas Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto saat konferensi pers di Polres Jepara, Jumat (13/2/2026).

Hadi mengatakan dalam patroli itu polisi mengamankan ribuan botol miras oplosan berbagai merek. Barang bukti itu pun dibawa ke Polres Jepara. Patroli itu dilakukan di wilayah Jepara pasca-kejadian miras maut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengamankan barang bukti, terutama minuman keras (miras) berbagai jenis dan merek dengan jumlah 2.707 botol dan 2.769 liter miras oplosan," terang dia.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Hadi mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dengan tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan minuman keras.

"Peran serta masyarakat sangat penting. Segera laporkan kepada kepolisian jika mengetahui adanya peredaran miras atau aktivitas yang meresahkan," terang dia.

Diberitakan sebelumnya, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus tewasnya sejumlah orang warga di Kecamatan Pakis Aji.

Tiga orang tersangka itu masing-masing inisial MR (49), S (31) dan ESW (33), yang merupakan warga Kecamatan Pakis Aji. Terbaru ada tujuh orang tewas akibat meminum miras oplosan.

Diketahui, ESW perkaranya dianggap gugur karena termasuk dalam tujuh korban tewas tersebut.



(ams/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads