Rekonstruksi Penembakan Istri Kopda Muslimin, 59 Adegan Diperagakan

Rekonstruksi Penembakan Istri Kopda Muslimin, 59 Adegan Diperagakan

Afzal Nur Iman - detikJateng
Selasa, 18 Okt 2022 14:29 WIB
Rekonstruksi kasus penembakan istri Kopda Muslimin di Jalan Cemara 3, Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (18/10/2022).
Salah satu adegan dalam rekonstruksi kasus penembakan istri TNI Kopda Muslimin di Jalan Cemara 3, Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (18/10/2022). Foto: Afzal Nur Iman/detikJateng
Semarang -

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang bersama Polrestabes Semarang menggelar rekonstruksi terkait kasus penembakan istri TNI Kopda Muslimin, Rina Wulandari (34). Puluhan adegan diperagakan dalam rekonstruksi ini.

Selain polisi dan jaksa, turut hadir juga pengacara dari empat tersangka yang melakukan percobaan pembunuhan tersebut, Aryas Adi Suyanto. Ia mengatakan ada 59 adegan yang diperagakan dan di sana terlihat jelas para pelaku melakukan aksinya karena diperintah.

"Adegan atau rekonstruksi berkaitan dengan dugaan tindak pidana pembunuhan berencana. Di mana klien kami adalah orang yang disuruh oleh Kopda Muslimin. Reka adegan itu sendiri tadi diperagakan sekitar 59 adegan selama ini yang dilakukan klien kami," ujar Adi, saat rekonstruksi di TKP, Jalan Cemara 3, Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (18/10/2022).


Diketahui, kasus ini ada lima tersangka yakni Sugiono alias Babi (34) selaku eksekutor penembakan dan pembonceng sepeda motor Kawasaki Ninja, Ponco Aji Nugroho (26) selaku joki sepeda motor Kawasaki Ninja, Supriyono alias Sirun (45) selaku joki sepeda motor Honda Beat Street dan membantu mengawasi situasi, Agus Santoso alias Gondrong (43) selaku pembonceng sepeda motor Honda Beat Street dan membantu mengawasi situasi, dan Dwi Sulistyono (37) selaku penjual senjata api.

Puluhan adegan diperagakan dalam rekonstruksi. Dimulai dari tersangka Sugiono mengenalkan diri kepada Kopda Muslimin hingga korban tertembak dan dibawa ke rumah sakit.

Pantauan detikJateng di lokasi, kegiatan rekonstruksi itu dimulai sekitar pukul 11.15 WIB. Para tersangka dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut.

Di sana, hadir juga istri Kopda Muslimin, Rina Wulandari. Meski hadir, adegannya dalam rekonstruksi diperankan oleh pemeran pengganti.

Sementara itu Kasi Pidum Kejari Kota Semarang Moehammad Riszy Pratama mengatakan pihaknya menjelaskan berkas kasus ini belum dinyatakan lengkap atau P21. Rekonstruksi ini salah satunya untuk menambah kelengkapan berkas tersebut.

"Kita ingin melihat rekonstruksi ini sebenarnya apakah yang terjadi, gunanya untuk menentukan sikap kita selanjutnya," ujar Riszy di lokasi rekonstruksi.

"Belum tahu (kapan P21) nanti hasil dari sini kita lihat lagi," lanjutnya.



Simak Video "Penampakan Istri Kopda M Pulang dari Rumah Sakit Usai Dirawat 38 Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/ams)