Pos Polantas Makassar Dimolotov, Pelaku Tulis Pesan Tragedi Kanjuruhan

Regional

Pos Polantas Makassar Dimolotov, Pelaku Tulis Pesan Tragedi Kanjuruhan

Tim detikSulsel - detikJateng
Senin, 03 Okt 2022 15:47 WIB
Penampakan Pos Polantas Makassar dilempar OTK dan mengirim pesan terkait tragedi Kanjuruhan.
Penampakan Pos Polantas Makassar dilempar OTK dan mengirim pesan terkait tragedi Kanjuruhan. (Foto: Dokumen Istimewa)
Solo -

Pos polisi lalu lintas (Polantas) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal. Pelaku menuliskan pesan di pos tersebut terkait tragedi Kanjuruhan di Malang.

Dilansir detikSulsel, pelemparan bom molotov pos Polantas di Jalan AP Pettarani, Makassar, tersebut terjadi pada Minggu (2/10) malam. Seorang saksi disebut tiba-tiba melihat api berkobar di pos polisi.

Kemudian ditemukan tulisan yang mengungkit tragedi Kanjuruhan, Malang, di pos tersebut. Tulisan tersebut berbunyi tudingan kepada pihak kepolisian sebagai pemicu tragedi Kanjuruhan.


"Ya sementara dalam penyelidikan," ujar Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando kepada detikSulsel, Senin (3/10/2022).

Lando mengatakan polisi belum mengantongi identitas dan jumlah pelaku. Dia mengatakan Satreskrim Polrestabes Makassar saat ini terus menyelidiki pelaku pelemparan.

"Karena ada tulisan di TKP dimungkinkan berkaitan dengan kejadian di Malang," ujar Lando.

Soal Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan Malang pecah usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10) malam. Pemerintah dan Polri mengumumkan ada 125 orang tewas dalam kejadian ini.

Disebut-sebut kericuhan terjadi diawali dengan turunnya suporter ke lapangan. Hal ini berujung dengan tembakan gas air mata dan menyebabkan kepanikan penonton dan suporter.

Polisi menyebut jatuhnya korban lantaran terjadi penumpukan dan sesak napas. Selain itu polisi masih menyelidiki kejadian itu. Liga 1 juga telah disetop sementara selama sepekan.



Simak Video "Komnas HAM Serahkan Laporan Investigasi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)