Round-Up

4 Fakta Tewasnya Penganiaya Driver Ojol di Semarang Usai Dikeroyok

Afzal Nur Iman - detikJateng
Rabu, 28 Sep 2022 05:30 WIB
Rilis kasus pengeroyokan pelaku pemukulan driver ojol di Polrestabes Semarang, Selasa (27/9/2022).
Rilis kasus pengeroyokan pelaku pemukulan driver ojol di Polrestabes Semarang, Selasa (27/9/2022). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikJateng
Semarang -

Polisi menetapkan empat tersangka atas pengeroyokan terhadap Kukuh Penggayuh Utama (34) hingga akhirnya tewas. Aksi itu merupakan buntut dari penganiayaan yang dilakukan Kukuh bersama rekannya terhadap seorang driver ojol paruh baya, Hasto Priyo Wasono (54).

1. Driver Ojol Dianiaya di SPBU

Kejadian bermula saat Hasto sedang mengantre bensin di SPBU Majapahit, Pedurungan, Semarang, Sabtu (24/9) pukul 15.00 WIB. Hasto mengenakan seragam kerjanya. Dia menegur orang di depannya setelah tahu antrean lengang.

Dua pelaku, Kukuh dan Adi Priyono, tak terima ditegur dan langsung memukuli Hasto. Dari rekaman CCTV, terlihat Hasto dipukuli dengan tangan kosong dan helm oleh salah satu pelaku.


"Kemudian rekan pelaku yang memakai jaket hitam ikut-ikutan memukuli korban dengan menggunakan helmnya dan mengenai muka dan bagian tubuh yang lain, sehingga korban terjatuh dari motornya dan mengalami luka-luka," kata Kapolsek Pedurungan Kompol Dina Novitasari dalam keterangannya, Minggu (25/9).

Hasto lalu dibawa ke RS Bhayangkara oleh rekan-rekannya. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Pedurungan.

2. Pelaku Melawan

Usai mengantar Hasto melapor ke Polsek Pedurungan, rekan-rekan sesama driver ojol mendapati pelaku berada di daerah Tlogosari, Pedurungan. Saat itu, mereka ingin membawa pelaku ke Polsek Pedurungan.

Namun pelaku melawan saat itu. Pelaku sempat menyabet salah satu driver ojol menggunakan pisau.

"Saudara Budi Sarwono ini pada proses penangkapan tersangka Kukuh ini terkena sabetan senjata tajam di tangan dan di mulut," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar saat jumpa pers di kantornya, Selasa (27/9).

3. Pelaku Dikeroyok

Mendapat perlawanan dari Kukuh, para driver ojol akhirnya mengeroyoknya. Kejadian itu terjadi di Jalan Nogososro, Pedurungan, Sabtu (24/9) malam.

Dalam keadaan babak belur dan tidak sadarkan diri, Kukuh lalu dibawa ke Polsek Pedurungan oleh rekan-rekan driver ojol. Kukuh, sempat mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara hingga akhirnya meninggal.

"Pelaku penganiayaan (Kukuh) ini kemudian diketahui dan diamankan oleh teman-teman dari driver online, yang sayangnya ada upaya kekerasan, ada tindakan kekerasan yang mengakibatkan pelaku ini meninggal," jelas Irwan.

Ada 4 Tersangka

Polisi menyebut ada dua kasus terkait penganiayaan driver ojol tersebut. Dalam kasus pertama, terkait penganiayaan driver ojol, polisi menetapkan dua tersangka.

Satu tersangka yaitu Kukuh dinyatakan tewas dan satu lainnya, Adi Priyono dinyatakan sebagai DPO .

"Adi Priyono sedang dalam pencarian kita atau DPO," lanjutnya.

Kasus kedua yang menewaskan Kukuh, polisi menetapkan empat tersangka yaitu Sarwono, Nugroho Saputro, Zaini Dahlan, dan Harlan.

"Para pelaku ini akan dijerat pasal 170 KUHP maksimal 12 tahun karena akibat perbuatan kekerasan terhadap korban mengakibatkan korban meninggal," lanjutnya.



Simak Video "Dukun Diperiksa Jadi Saksi Kasus Mutilasi PNS Semarang"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/sip)