Nasional

Putri Candrawathi Disebut Kirim Foto Yoshua ke Adik Sebelum Pembunuhan

Tim detikNews - detikJateng
Selasa, 16 Agu 2022 19:20 WIB
Kuasa hukum Brigadir J,  Kamaruddin Simanjuntak, di Bareskrim Polri.
Kuasa hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak. (Foto: Azhar/detikcom)
Solo -

Pengacara keluarga Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, bicara soal peristiwa di Magelang yang dianggap Irjen Ferdy Sambo melukai harkat dan martabat keluarganya. Kamaruddin menyebut saat di Magelang hubungan Yoshua dengan istri Sambo, Putri Candrawathi baik-baik saja.

Bahkan Putri sempat mengirimkan foto Yoshua ke adik Yoshua melalui pesan WhatsApp saat berada di Magelang atau sebelum pembunuhan terjadi di Jakarta.

"Happy si ibu, dia masih ber-WhatsApp ria dengan adik daripada almarhum dengan cara memotret almarhum (Yoshua) lagi menyetrika baju. Menyetrika baju anak Ferdy Sambo maupun Ibu Putri. Lalu ketika dipotret almarhum setrika baju, baju sekolah, dikirim ke adiknya (Yoshua)," ujar Kamaruddin di gedung Bareskrim Polri, seperti dilansir detikNews, Selasa (16/8/2022).


Kamarudin mengatakan selain mengirimkan foto Yoshua, Putri Candrawathi juga sempat memberikan pujian kepada Yoshua dengan menyebutnya rajin.

"'Lihat ini abang kau ni, rajin kali, kau datanglah ke sini bantuin abangmu'. Dia multitalenta, sampai bingung mau kasih gaji berapa, karena banyak yang dikerjakan. Bukan hanya sebagai ajudan, tapi sampai menyetrika baju anak," imbuh Kamaruddin.

Kamaruddin menyebut Putri saat di Magelang tidak memiliki masalah dengan Yoshua. Adik Yoshua pun sempat mengucapkan selamat hari ulang tahun pernikahan Sambo dan Putri.

"Artinya di situ Ibu Putri tidak ada masalah, to? Tidak terguncang, to? Kemudian adiknya juga menyampaikan selamat ulang tahun perkawinan yang ke-22, bahkan diajak 'Kamu ke sini, kamu ada off nggak, ada libur nggak?', 'Oh iya, Bu, saya lagi piket'. Jadi artinya ibu itu normal-normal saja," katanya.

Selanjutnya, dia menepis tuduhan Sambo soal adanya peristiwa melukai harkat dan martabat keluarganya. Kamaruddin malah menduga Sambo memiliki suatu hal dengan sosok yang disebutnya 'si cantik'.

"Balik ke Jakarta juga normal, jadi terkait dengan tuduhan Ferdy Sambo yang menyatakan ada sesuatu di Magelang, dialah yang ada sesuatu dengan Ibu, dan dialah yang ada sesuatu dengan si cantik. Kalau dengan Yoshua atau almarhum, itu tidak ada, baik-baik saja," ujarnya.

Sebelumnya, Polri telah memeriksa Irjen Ferdy Sambo atas tewasnya Brigadir J. Dalam pemeriksaan itu, Ferdy Sambo mengaku marah dan emosional setelah mendapat laporan dari istrinya, Putri Candrawathi.

"Saya ingin menyampaikan satu hal bahwa di dalam keterangannya tersangka FS mengatakan bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya, PC," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi dalam jumpa pers, Kamis (11/8).

Kepada polisi, Sambo mengatakan Putri mengaku mengalami tindakan yang melukai martabat keluarga dari Brigadir J di Magelang. Brigjen Andi Rian tidak menjelaskan apa tindakan tersebut.

"Telah mengalami tindakan yang melukai harkat martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan oleh almarhum Yoshua," kata dia.



Simak Video "Pengacara Brigadir J Minta Polisi Cekal Istri Sambo Bepergian"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/apl)