Kepergok Jepret Pos Polisi, Pria Semarang Ini Ternyata Mau Taruh Paket Sabu

Angling Adhitya Purbaya - detikJateng
Selasa, 16 Agu 2022 16:47 WIB
Ilustrasi narkoba, sabu putau ganja
Ilustrasi sabu. (Foto: Mindra Purnomo/detikcom)
Semarang -

Seorang pria dibekuk anggota Polrestabes Semarang. Pria tersebut nekat hendak menaruh sabu di pos polisi Bangkong, Jalan MT Haryono.

Kasat Narkoba Polrestabes Semarang AKBP Edy Sulistiyanto mengatakan penangkapan dilakukan hari Rabu (10/8) sekitar pukul 08.45 WIB. Berawal saat anggota Satuan Lalu Lintas melihat pelaku bernama Ferdian Wijaya (23) warga Semarang, tengah memotret pos polisi dengan ponselnya.

"Kasus yang jadi atensi ada penangkapan atas nama Ferdian, ditangkap di pos Lantas di Bangkong. Dia foto-foto pos kemudian ada anggota lalu lintas yang melihat dan curiga. Dihampiri dan digeledah ada sabu 51 paket," kata Edy di Mapolrestabes Semarang, Selasa (16/8/2022).


Ternyata Ferdian hendak bertransaksi dengan meletakkan sabu di sekitar pos polisi. Namun aksinya itu kepergok dan dia diamankan. Polisi menyebut pelaku sempat menanam empat paket.

"Ada empat paket yang ditanam," tegas Edy.

Polisi melakukan penggeledahan di kos Ferdian, kemudian dikembangkan dan dilakukan penangkapan terhadap jaringannya yaitu Rio Pengestu (24) dan Markus Widodo (24) yang berperan sebagai perantara transaksi sabu.

"Kita pengembangan ke atasnya. Ada atasnya katanya namanya Kiting dikenalkan oleh Rio," jelas Edy.

Dari pengakuan para tersangka, peredaran sabu mereka dikendalikan dari dalam Lapas Semarang. Namun kepolisian yang melakukan penelusuran belum bisa membuktikannya karena tidak ada bukti dan juga tidak ada yang mengaku.

"Kita sudah melakukan penelusuran ke Lapas. Di sana tidak ada yang mengaku," katanya.

Sementara itu tersangka Ferdian mengaku masih dalam pengaruh narkoba ketika menaruh sabu di Pos Polisi. Sehingga saat itu ia masih belum sadar sepenuhnya seperti orang kebingungan.

"Aku habis ketilang. Aku bingung waktu itu, ngeblank," ujar Ferdian di kesempatan yang sama.

Dari kasus itu, polisi mengamankan 28 gram sabu dan sejumlah alat hisap hingga alat komunikasi. Mereka dijerat Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling ringan 6 tahun hingga hukuman mati.

Edy juga mengungkapkan, sejak tanggal 1 hingga 15 Agustus 2022, Satresnarkoba Polrestabes Semarang mengamankan 16 tersangka laki-laki terkait 11 kasus.

"Dari 11 kasus itu kita amankan total 139,2 gram sabu," imbuh Edy.



Simak Video "Tampang Pelaku Penyekapan-Pemerkosaan ABG SMP di Pati"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/rih)