Round-Up

Akhir Pelarian Pria Biadab Penyekap-Pemerkosa ABG Pati

Tim detikJateng - detikJateng
Selasa, 16 Agu 2022 05:30 WIB
Konferensi pers kasus penyekapan dan pemerkosaan ABG Pati, Senin (15/8/2022).
Konferensi pers kasus penyekapan dan pemerkosaan ABG Pati, Senin (15/8/2022). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng
Solo -

Pria inisial PH, pelaku penyekapan hingga pemerkosaan anak baru gede (ABG) di Kabupaten Pati, akhirnya berhasil ditangkap. Sebelumnya, pelaku diburu polisi sejak korban ditemukan di sebuah rumah kosong pada Minggu 31 Juli lalu.

"Saat ini, pihak kepolisian sudah membekuk terduga pelaku, seorang lelaki berinisial PH, warga Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal Alqudusy dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Senin (15/8).

Ditangkap Saat Mencoba Kabur

Tersangka PH dihadirkan di Mapolres Pati saat rilis kasus, Senin (15/8) sore. Tersangka tampak mengenakan pakaian warna oranye dan penutup kepala, dan tangannya diborgol.


Kapolres Pati AKBP Christian Tobing menjelaskan tersangka warga Kecamatan Dukuhseti, Pati, sempat kabur dari rumah sejak tiga hari sebelum korban ditemukan.

"Polisi mendapatkan informasi pelaku kabur dari Madura menuju ke Papua. Tersangka pun menumpang kapal dengan tujuan Papua," jelas Tobing saat konferensi pers di Mapolres Pati, Senin (15/8).

Polisi mendapatkan kabar jika tersangka ini melanjutkan perjalanan dari Madura menuju Papua. Polisi pun segera berkoordinasi untuk menangkap pelaku.

"Polisi mendapatkan informasi kapal ditumpangi tersangka di Laut Flores NTT, kemudian dilakukan koordinasi dengan nakhoda lewat radio satelit dan disepakati tersangka akan diturunkan di sekitar Laut Alor," terangnya.

"Pada Jumat (13/8) tersangka ditangkap di atas kapal yang ditumpangi yang berlabuh di sekitar Laut Alor NTT, selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Pati," imbuhnya.

Residivis Kasus Pencabulan Anak

Hasil pemeriksaan, PH ternyata seorang residivis kasus pencabulan anak.

"Tersangka sudah dewasa. Hasil pemeriksaan, residivis kasus yang sama pencabulan anak dan pencurian sudah dua kali masuk dalam penjara," jelas Kapolres Pati AKBP Christian Tobing.

Tersangka kini mendekam di Ruang Tahanan Mapolres Pati. Tersangka terancam pasal perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Korban Dijadikan Budak Seks

Polisi mengungkap selama empat bulan dalam penyekapan pelaku, korban yang masih duduk di bangku SMP itu dijadikan budak seks oleh pelaku.

"Sejak awal Mei hilang nggak ada kabar. Setelah dicari kemarin (pekan lalu) ketemu di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, selain diculik, anaknya juga diduga diperkosa dan disekap berbulan-bulan untuk dijadikan budak seks di Pati," ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy dalam keterangan tertulis, Senin (15/8).

Selengkapnya di halaman selanjutnya...