Kronologi Lengkap Penyekapan Sadis ABG Dijadikan Budak Seks di Pati

Dian Utoro Aji - detikJateng
Senin, 15 Agu 2022 17:50 WIB
Pati -

Polisi menangkap PH (23) pelaku penyekapan-pemerkosaan siswi SMP di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Polisi membeberkan kronologi kasus yang bermula ketika korban dikabarkan hilang sejak pertengahan April 2022.

Pertengahan April

"Secara berturut tinggal bersama sejak pertengahan bulan April 2022 sampai dengan 31 Juli 2022 di rumah milik tersangka di Desa Alasdowo Kecamatan Dukuhseti, Pati," terang Kapolres Pati AKBP Christian Tobing saat ungkap kasus di Mapolres Pati, Senin (15/8/2022).

Tobing mengatakan awalnya korban dengan tersangka berkenalan lewat media sosial. Setelah itu saling bertukar nomor Hp. Tersangka pun sempat bermain ke rumah korban saat orang tuanya sedang bekerja.


"Pada saat korban masih belajar secara daring, korban yang dibekali hp orang tuanya kemudian kenal dengan tersangka dan berlanjut tersangka datang di rumah korban pada saat kedua orang tuanya pergi bekerja," jelas dia.

Menurutnya tersangka melakukan bujuk rayuan agar korban mau ikut dengan dirinya. Lantas tersangka pun datang menjemput korban untuk diajak ke Desa Alasdowo. Nahas tersangka malahan mencabuli korban hingga berbulan-bulan.

"Korban dan tersangka bertukar nomor HP dan berlanjut terjadi rayuan lewat HP sehingga suatu saat tersangka datang menjemput korban dari rumahnya di Tayu," jelasnya.

"Korban dibawa ke rumah tersangka dan disetubuhi berulang kali sampai selama sekitar empat bulan hingga saat ini korban hamil empat bulan," terang dia.

Tobing mengatakan kondisi rumah tersangka tidak layak huni. Korban pun sempat berkeinginan pulang namun ternyata tersangka memukulnya dengan sapu.

"Bahwa kondisi rumah tersangka yang kumuh tidak layak huni yang ditempati sendiri oleh tersangka dan suatu saat korban ingin pulang tetapi korban mengaku dipukuli tersangka sehingga korban tidak berani meminta pulang," jelasnya.

Tersangka pun sempat berjanji akan menikahi korban. Selama bersama empat bulan, korban diberikan makanan dari tetangga.

"Selama tinggal bersama selama empat bulan untuk makan korban sering dibungkuskan tersangka atau meminta kepada tetangga yang masih kerabatnya," terang dia.

Minggu 31 Juli

Hingga akhirnya pada Minggu (31/7), orang tuanya menemui korban sedang berada di sebuah rumah Desa Alasdowo Kecamatan Dukuhseti. Korban ditemukan dalam kondisi lemah dan tidak berdaya. Orang tua korban pun melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

"Orang tua korban yang mencari keberadaan anaknya namun belum pernah melaporkan ke polisi suatu saat mendapatkan informasi dari teman-teman korban tentang keberadaan korban di rumah tersangka," terang dia.

Pukul 18.30 WIB

"Pada Minggu (31/7) sekitar pukul 18.30 WIB korban ditemukan kedua orang tuanya bersama Ketua RT setempat dalam kondisi kurus, sakit tidak terawat, kemudian korban diajak pulang dan opname di rumah sakit. Selanjutnya orang tua korban melaporkan kejadian tersebut di Polres Pati. Sedangkan tersangka kabur melarikan diri," pungkas Tobing.

Senin 15 Agustus 2022

Polisi mengumumkan pelaku penyekapan dan pemerkosaan ABG di Pati telah ditangkap. Selain polisi menggelar jumpa pers untuk mengungkap detail kasus tersebut hari ini.

"Saat ini, pihak kepolisian sudah membekuk terduga pelaku, seorang lelaki berinisial PH, warga Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, dalam keterangan tertulis diterima detikJateng, siang tadi.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng mengungkap korban dijadikan budak seks oleh pelaku.

"Sejak awal Mei hilang nggak ada kabar. Setelah dicari kemarin [pekan lalu] ketemu di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, selain diculik, anaknya juga diduga diperkosa dan disekap berbulan-bulan untuk dijadikan budak seks di Pati," ujar Iqbal Alqudusy hari ini.

(apl/sip)