Nasional

Heboh Pegawai Alfamart Diancam ITE oleh Pengambil Cokelat Naik Mercy

Tim detikNews - detikJateng
Senin, 15 Agu 2022 12:55 WIB
Seorang karyawati Alfamart, Amelia, pergoki seorang wanita pengemudi Mercy bernama Mariana yang diduga mencuri coklat pada Sabtu (13/08) pukul 10.30 WIB di Alfamart Sampora, Tangerang Selatan. Menurut pihak Alfamart, Amelia yang memergoki Mariana kemudian dipaksa buat video klarifikasi karena diancam UU ITE.
Heboh pegawai Alfamart diancam UU ITE oleh wanita pengemudi mobil Mercy pengambil cokelat. Foto: 20Detik
Solo -

Heboh pegawai Alfamart diancam UU ITE oleh seorang wanita pengemudi mobil Mercedes-Benz atau Mercy. Begini duduk perkaranya.

Dikutip dari detikNews, awal mula persoalan itu adalah pegawai Alfamart memergoki wanita yang disebut mengendarai mobil Mercy mengambil cokelat dari minimarket tanpa membayar. Momen terkait peristiwa di Alfamart di Cisauk, Tangerang, itu terekam kamera dan videonya viral di media sosial.

Ambil Cokelat Tak Bayar

Dari video yang beredar seperti dilihat, Senin (15/8/2022), terlihat wanita itu berada di dalam mobil. Dalam video itu dinarasikan kalau wanita itu mengemudi mobil Mercedes-Benz. Ia dipergoki oleh sejumlah karyawan minimarket mengambil cokelat tanpa membayar.


Masih di video itu juga, wanita itu mengakui mengambil cokelat batangan. Dia mengeluarkan cokelat itu dari dan memberikannya kepada pegawai minimarket.

"Kenapa ibu nggak jujur? Nggak mau bayar dulu," teriak perekam.

Ibu-ibu itu lalu keluar mobil. Lalu ia masuk ke dalam minimarket.

"Gimana sih ngambil cokelat, saya lihat bu," lanjut si perekam.

Kemudian pada video lainnya, tampak seorang wanita yang mengenakan seragam pegawai Alfamart memberikan klarifikasi. Ia berdiri di samping ibu-ibu yang kepergok tak membayar cokelat itu.

"IBU NYA KETAHUAN NGAMBIL COKLAT GAK BAYAR KARYAWAN ALFAMART DI ANCAM UU ITE OLEH SI IBU DI PAKSA MINTA MAAP. YANG NYOLONG SIAPA, YANG SURUH MINTA MAAF SIAPA," tulis narasi di media sosial yang menyertai video tersebut.

Pegawai Alfamart Minta Maaf

Dalam video itu, wanita berseragam Alfamart itu menyebut peristiwa yang terjadi hanya kesalahpahaman. Ia memohon maaf kepada emak-emak yang dipergokinya.

"Saya karyawan Alfamart ingin mengklarifikasi video yang tersebar di media sosial karena sudah ada kesalahpahaman di antara kita berdua yang telah merugikan Ibu Mariana," ujar pegawai minimarket itu.

"Dan saya memohon maaf kepada Ibu Mariana atas video yang tersebar kemarin dan Alhamdulillah hari ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan," lanjutnya.

Alfamart Buka Suara

Pihak Alfamart membenarkan salah satu pegawainya diancam dengan UU ITE karena memviralkan peristiwa saat ibu-ibu itu tak membayar cokelat. Peristiwa itu terjadi di Alfamart Sampora, Kampung Sampora RT 04, RW 02, Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan, pada 13 Agustus 2022 pukul 10.30 WIB.

"Terkait dengan pemberitaan seorang karyawan Alfamart yang diancam UU ITE oleh seorang konsumen adalah benar," ujar Corporate Affairs Director Sumber Alfaria Trijaya Solihin dalam keterangannya, Senin (15/8).

"Karyawan kami menyaksikan kejadian konsumen yang telah mengambil barang tanpa membayar. Setelah dimintai pertanggungjawaban, konsumen baru membayar produk cokelat yang diambilnya. Dari investigasi karyawan pun menemukan produk lain yang diambil selain cokelat," jelas Solihin.

Solihin melanjutkan, Alfamart sangat menyayangkan adanya tindakan lanjutan sepihak dari konsumen dengan membawa pengacara yang membuat karyawan Alfamart tertekan.

"Alfamart sedang melakukan investigasi internal lebih lanjut dan apabila diperlukan Alfamart akan mengambil langkah hukum selanjutnya," sambungnya.

Halaman selanjutnya, polisi hingga Hotman Paris turun tangan...