Nasional

2 Kejadian Dipergoki KM di Magelang: J-Istri Sambo Berdekatan di Sofa dan Kamar

Tim detikNews - detikJateng
Senin, 15 Agu 2022 09:30 WIB
Sopir Sambo, Kuwat Maruf (KM) juga menjadi tersangka dalam kasus ini. Tersangka KM adalah juga turut dalam membantu dan menyaksikan penembakan terhadap korban. (dok. Istimewa)
Asisten rumah tangga Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf. (Dok. Istimewa)
Solo -

Dugaan adanya hubungan khusus yang terjadi antara Brigadir J alias Yoshua dengan Putri Candrawathi diduga kuat menjadi alasan Ferdy Sambo melakukan pembunuhan. Kuat Ma'ruf (KM), asisten rumah tangga yang sudah cukup lama bekerja di keluarga Sambo, memergoki dua peristiwa janggal selama di Magelang.

Dilansir dari detikNews, Minggu (14/8/2022), berdasarkan informasi yang didapatkan oleh redaksi dari sumber terpercaya, terdapat dua peristiwa yang dipergoki oleh Kuat saat Yohua dan Putri berada di Mertoyudan, Magelang.

Kuat diduga melaporkan dua peristiwa tersebut ke Ferdy Sambo sehingga membuat jenderal bintang dua itu emosi.


Adapun peristiwa pertama terjadi pada Senin 3 Juli 2022. Saat itu Yoshua sedang berdekatan dengan Putri yang sedang duduk di sofa. Peristiwa itu dipergoki oleh Kuat yang langsung menegur Yoshua karena menganggapnya tidak sopan.

Tiga hari kemudian, tepatnya Kamis 7 Juli 2022, Kuat kembali memergoki Yoshua sedang berdekatan dengan Putri. Kali ini peristiwa itu terjadi di dalam kamar. Kuat diduga melaporkan peristiwa itu ke Sambo.

Saat kembali ke Jakarta, rombongan Putri Candrawathi pulang dari Magelang menuju Jakarta. Yoshua yang biasanya berada satu mobil dengan Putri dalam perjalanan menuju Jakarta berada di mobil yang lain bersama Brigadir Ricky Rizal. Putri satu mobil dengan Kuat Maruf, Bharada E dan satu orang asisten bernama Susi.

Setiba di rumah pribadi yang berada di Jalan Saguling III, menurut sumber detikNews, Sambo mengonfirmasi hal tersebut ke Putri. Beberapa saat kemudian, rencana pembunuhan terhadap Brigadir J disusun.

Saat ini, Kuat Ma'ruf telah ditetapkan menjadi salah satu tersangka dalam kasus tersebut, bersama Ferdy Sambo, Ricky Rizal dan Richard Eliezer.

Diberitakan sebelumnya, dalam pemeriksaan penyidik, Sambo mengaku melakukan pembunuhan itu lantaran emosi.

Disebutkan Putri mengaku mengalami tindakan yang dilakukan Brigadir J yang melukai martabat keluarga. Namun tidak dijelaskan detail tindakan tersebut. Tindakan itu terjadi di Magelang.

"Ini yang membuat tersangka (Ferdy Sambo) emosi, yang membuat tersangka marah," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mako Brimob, Depok, Kamis (11/8/2022).



Simak Video "Irjen Ferdy Sambo, Awalnya Belasungkawa Ternyata Dia Pelakunya"
[Gambas:Video 20detik]
(ahr/mbr)