Datangi Pemalang, Ganjar Gelar Rapat Tertutup Buntut KPK OTT Bupati

Robby Bernardi - detikJateng
Jumat, 12 Agu 2022 13:00 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di kompleks kantor Bupati Pemalang, Jumat (12/8/2022).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di kompleks kantor Bupati Pemalang, Jumat (12/8/2022). (Foto: Robby Bernardi/detikJateng)
Pemalang -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendatangi kompleks kantor Pemkab Pemalang buntut Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo terjaring OTT KPK. Ganjar melakukan rapat tertutup dengan Wakil Bupati (Wabup) Pemalang Mansur Hidayat dan jajarannya.

Pantauan detikJateng, rapat tertutup berlangsung sekitar 30 menit di Gedung Sasana Bhakti Praja kompleks kantor Bupati Pemalang, Jumat (12/8/2022).

"Tentu saja sudah saya pesankan tidak hanya pada Pak Wakil Bupati dan seluruh jajaran, hentikan praktik buruk dan busuk, apakah itu soal yang terkait dengan nilai-nilai yang merugikan masyarakat. Yang biasanya saya sampaikan minta komisi, ngatur proyek, jual beli jabatan atau apa pun sejenisnya yang dilakukan, hentikan!" kata Ganjar kepada wartawan di depan Gedung Sasana Bhakti Praja, usai rapat tertutup dengan Wabup Pemalang.


Ganjar menyebut pihaknya telah sering kali menyampaikan hal tersebut, namun dirasakan tetap tidak dilakukan.

"Saya sudah berkali-kali menyampaikan bahkan KPK pun, menyampaikan, tapi masih ngeyel. Saya berharap betul jangan khianati rakyat dengan seperti itu, jangan khianati!" tegas Ganjar.

Ganjar pun meminta jajaran Pemkab Pemalang agar tetap memberikan pelayan terhadap masyarakat dengan maksimal.

"Tadi saya sampaikan pada kawan-kawan agar segera dikondisikan, ditata betul, hari ini momentum paling bagus untuk memperbaiki itu. Karena suara ini sudah terdengar agak lama. Makanya dari KPK selalu Korsupgah (Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan), kalau ngeyel akan ditindak," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo bersama 22 orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. KPK mengungkap OTT kali ini terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa serta jabatan.

"Kita telah mengamankan beberapa orang sekitar 23 orang dari Pemalang berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengadaan barang dan jasa serta jabatan," ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron kepada wartawan, seperti dilansir detikNews, Jumat (12/8).

Nurul Ghufron mengatakan OTT berlangsung di beberapa tempat di Jakarta dan Pemalang.

Sebelumnya Ketua KPK Firli Bahuri mengungkap OTT KPK terhadap Bupati Pemalang dkk terjadi kemarin sore.

"Betul pada hari Kamis tanggal 11 Agustus 2022 sore, KPK melakukan tangkap tangan seorang bupati an MAW dan beberapa orang yang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi berupa suap," kata Firli Bahuri, hari ini.

Firli mengatakan Kedeputian Penindakan KPK masih bekerja menangani kasus ini. Dia berjanji KPK akan memberikan penjelasan kepada publik terkait kasus ini lebih lanjut.



Simak Video "KPK Geledah Rumah-Kantor di Jaksel Terkait OTT Bupati Pemalang"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/sip)