Desak Polisi Segera Tangkap Penyekap-Pemerkosa ABG Pati, LPA: Hukum Kebiri!

Dian Utoro Aji - detikJateng
Senin, 08 Agu 2022 18:13 WIB
Ilustrasi Pemerkosaan Anak
Ilustrasi (Foto: Zaki Alfarabi/detikcom)
Pati -

Seorang remaja perempuan diduga menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Pati mendesak polisi agar segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman kebiri.

"Kami harapannya agar pelaku segera ditangkap, kalau itu memang terbukti tindak pemerkosaan itu jelas PP nomor 70 tahun 2020 tentang tata cara pelaksanaan kebiri kimia. Pemasangan alat rehab terhadap pelaku kekerasan terhadap anak," tegas Ketua LPA Kabupaten Pati, Agus Samudra, kepada detikJateng lewat sambungan telepon, Senin (8/8/2022).

Agus mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan keluarga korban dan dinas terkait. Agus juga masih melakukan konfirmasi terkait kabar soal penyekapan hingga terjadi pemerkosaan. Apalagi korban yang masih duduk di SMP itu sempat hilang hingga empat bulan.


"Kita belum ketemu nih sama keluarga, berita sudah banyak beredar, kami sudah berkoordinasi dengan ibu korban, adanya berita tersebut muncul bukan penyekapan, itu kami melihat suka sama suka, kami belum bisa menyampaikan penyekapan," kata Agus.

"Tapi bisa juga pasal itu berlapis dengan Pasal 81 dan 83 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 84 tentang Penelantaran Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," ungkap dia.

Agus pun berpesan kepada orang tua agar memperhatikan anak-anaknya. Apalagi zaman sekarang anak-anak mudah mengakses teknologi. Orang tua diminta agar memberikan perhatian kepada anak-anaknya agar tidak terjerumus pergaulan bebas.

"Pesan kami kepada orang tua perhatian, kedua untuk anak-anak masih labil untuk menasehati jangan pakai kekerasan diimbau pelan-pelan, jangan sampai sama fisik, tetapi perhatian orang tua harus perlu," jelas Agus.

"Terus jangan membiarkan anak, sekarang banyak muda-mudi kos bebas, dampaknya banyak," ujarnya yang juga menjadi Sekjen Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja perempuan diduga menjadi korban penyekapan hingga pemerkosaan di Kabupaten Pati. Korban yang masih duduk di bangku SMP sempat hilang selama empat bulan dan ditemukan di sebuah rumah kosong yang berada di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Pati.

Korban kini tengah menjalani perawatan di RSUD RAA Soewondo, Pati. Polisi pun masih memburu keberadaan pelaku penyekapan dan pemerkosaan tersebut.



Simak Video "Pilu ABG Disekap dan Diperkosa 6 Pria di Sumsel"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/aku)