Bobol Konter, 2 Maling di Klaten Nekat Panjat Pohon

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Jumat, 01 Jul 2022 20:27 WIB
Dua pencuri konter di Klaten ditangkap Polres Klaten. (Achmad Hussein Syauqi detikJateng)
Dua pencuri konter pulsa di Klaten ditangkap polisi. (Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikcom)
Klaten -

Satreskrim Polres Klaten menangkap Joko Sutanto (31) warga Desa Bengking, Kecamatan Jatinom dan Johan Dwi Saputra (20) warga Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno. Keduanya ditangkap setelah membobol toko pulsa seluler.

"Kedua pelaku memanjat pohon mangga yang ada di samping tembok. Lalu melalui ranting pohon turun dan membuka pintu belakang tapi terkunci, lalu naik lagi dan membuka genting, masuk dan memecah eternit lalu masuk konter," kata Wakapolres Klaten Kompol Sumiarta saat jumpa pers di kantornya, Jumat (1/7/2022).

Sumiarta menguraikan, aksi pencurian dilakukan pada Senin (16/6). Keduanya menyasar konter pulsa di Desa Canan, Kecamatan Wedi.


"Kejadian hari Senin tanggal 16 Mei pukul 01.00 WIB dengan kerugian Rp 22 juta. Sebelum beraksi (tersangka) sudah mengamati lokasi," ungkap Sumiarta.

Diterangkan Sumiarta, pelaku ke lokasi naik sepeda motor berboncengan. Posisi toko di tepi jalan dan keduanya mengambil ratusan kartu voucher.

"Keduanya mengambil 300 voucher pulsa berbagai jenis. Beserta uang Rp 700.000, 50 biji parfum dan 4 unit musik box. Saat korban buka kios, korban melihat pintu belakang terbuka, eternit jebol dan ada jejak kaki di tembok," jelasnya.

Tim Resmob, lanjutnya, melakukan penyelidikan dan akhirnya pelaku terdeteksi di Gantiwarno dan Tulung. Pada tanggal 30 Juni sekitar pukul 20.00 WIB pelaku ditangkap.

"Kemudian tim menangkap tersangka lain pukul 23.00 WIB di Desa Bengking, Kecamatan Jatinom. Barang bukti topi, musik box, sepeda motor, diancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukumannya tujuh tahun penjara," pungkas Sumiarta.

KBO Reskrim Polres Klaten, Iptu Eko Pujianto menambahkan pelaku sudah beraksi dua kali, pertama di Kecamatan Karanganom.

"Terbongkarnya komplotan ini karena ada rekaman CCTV di lokasi, agak tidak jelas gambarnya tapi akhirnya bisa kita tangkap," ungkap Eko kepada wartawan.

Salah seorang pelaku, Johan, ditangkap usai kecelakaan. "Tidak bisa berjalan, terpaksa digendong karena belum lama kecelakaan," ujarnya.

Sementara itu, Joko saat ditanya mengakui dirinya yang mengajak Johan mencuri. Rencana mencuri muncul setelah lewat lokasi.

"Naik pohon mangga sama-sama. Uang kita bagi-bagi saya jual COD," kata Joko yang dihadirkan dalam jumpa pers.



Simak Video "2 Perwira Polisi yang Terlibat Pengeroyokan di Holywings Jogja Terancam Dipecat "
[Gambas:Video 20detik]
(apl/rih)