2 Penjambret Wanita Jepang Pekerja Proyek MRT di Jakbar Diringkus

Tim detikNews - detikJateng
Selasa, 14 Jun 2022 11:51 WIB
Polsek Tambora merilis kasus perampokan terhadap wanita asal Jepang.
Polsek Tambora merilis kasus perampokan terhadap wanita asal Jepang, Selasa (14/6/2022). (Foto: Mulia Budi/detikcom)
Solo -

Seorang wanita asal Jepang, Satomi Oki, menjadi korban penjambretan di kawasan Glodok, Jakarta Barat hingga mengalami luka. Polisi pun meringkus 2 pelaku penjambret pekerja proyek Mass Rapid Transit (MRT) itu.

"Yang menjadi korban adalah warga negara asing yaitu warga negara Jepang, yang bersangkutan bekerja di MRT dengan nama Satomi Oki," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce saat konferensi pers di Polsek Tambora, seperti dilansir detikNews, Selasa (14/6/2022).

Pasma mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (13/6) sekitar pukul 03.00 WIB. Pasma menyebut korban pulang pada dini hari karena kerja lembur di daerah Glodok.


Polisi lalu menangkap dua pelaku bernama Nirwana (22) dan Fahrul (20). Kedua pelaku ini, lanjutnya, sedang bergerak mencari sasaran kemudian bertemu dengan korban.

Saat itulah, kata Pasma, salah satu tersangka turun dan menjambret tas milik korban. Tersangka kemudian mengayunkan celurit dan melukai korban.

"Tersangka turun dari sepeda motor merebut dari tasnya korban dan tarik-menarik, sehingga tersangka Fahrul dengan menggunakan celuritnya melukai kepala korban," tutur Pasma.

Untuk diketahui, perempuan asal Jepang ini menjadi korban kejahatan di Tambora, Jakarta Barat. Polisi mengungkapkan korban mengalami luka akibat kejadian itu.

Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar membenarkan adanya WN Jepang yang menjadi korban kejahatan. Dia mengatakan korban menderita luka, namun tidak serius. Kerugian korban yang dilaporkan adalah sebuah ponsel.

"Ada luka, dia luka tapi nggak papa, artinya nggak dirawat. (Kerugiannya) HP," kata Ocha sapaannya.



Simak Video "Permukiman di Grogol Petamburan Terbakar, 16 Mobil Pemadam Dikerahkan"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/aku)