Jual Burung Nuri Maluku, Pria Wonosobo Ini Terancam 5 Tahun Bui

Uje Hartono - detikJateng
Selasa, 22 Mar 2022 16:30 WIB
Polres Wonosobo saat jumpa pers kasus jual beli satwa dilindungi burung Nuri Maluku, Selasa (22/3/2022).
Polres Wonosobo saat jumpa pers kasus jual beli satwa dilindungi burung Nuri Maluku, Selasa (22/3/2022). (Foto: Uje Hartono/detikJateng)
Wonosobo -

Polres Wonosobo menahan seorang pemuda berinisial IR (23) akibat aksinya menjual burung Nuri Maluku yang merupakan satwa dilindungi. IR dibekuk saat bertransaksi dengan pembelinya secara cash on delivery (COD).

"Ada anggota yang sedang di konter untuk reparasi handphone di Jalan A Yani. Saat itu di seberang jalan ada pemuda yang gerak-geriknya mencurigakan. Ternyata dia sedang COD burung Nuri Maluku," ujar Kapolres Wonosobo AKBP Danang Nugroho Widhi saat jumpa pers di kantornya, Selasa (22/3/2022).

Saat itu pelaku langsung ditangkap oleh polisi. Berdasarkan hasil komunikasi dengan BKSDA Jawa Tengah, burung tersebut termasuk satwa yang dilindungi. Akibat perbuatan tersebut, pelaku terancam hukuman 5 tahun penjara.


"Tersangka kami kenakan pasal pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Ancamannya 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp 100 juta," jelasnya.

Sementara itu, Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Jawa Tengah Rodrigo mengatakan burung Nuri Maluku merupakan salah satu satwa dilindungi yang memang masih ditemukan diperjualbelikan.

"Selain Nuri Maluku ini juga burung Elang, ini juga masih ada," terang Rodrigo.

Burung Nuri Maluku yang kini diamankan nantinya akan dikembalikan ke habitatnya.

"Sementara ini masih digunakan untuk proses persidangan, tetapi nanti akan kami kembalikan ke habitatnya di Indonesia Timur," pungkas Rodrigo.



Simak Video "Kepsek yang Mesum di Toilet Masjid di Wonosobo Diperiksa"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/sip)