Modus Jual Sembako Murah via FB, Penipu Ini Keruk Rp 600 Juta

Ari Purnomo - detikJateng
Selasa, 25 Jan 2022 17:28 WIB
Polres Sukoharjo gelar jumpa pers kasus penipuan, Selasa (25/1/2022).
Polres Sukoharjo gelar jumpa pers kasus penipuan, Selasa (25/1/2022). Foto: Ari Purnomo/detikJateng
Sukoharjo -

Polisi mengamankan pelaku penipuan bermodus jualan sembako murah yang biasa beraksi melalui Facebook. Pelaku RZ (30), warga Ngemplak, Boyolali, berhasil menipu 22 korban dan mengeruk keuntungan hingga Rp 600 juta.

"Penipuan dan penggelapan ini sudah dilakukan oleh pelaku sejak September 2021. Dia menawarkan sembako murah kepada korbannya," ujar Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat rilis kasus di Mapolres, Selasa (25/1/2022).

Wahyu menambahkan, sembako murah ditawarkan pelaku melalui media sosial Facebook. Isi sembako tersebut di antaranya minyak goreng, kecap, mi instan, dan gula pasir.

"Pelaku ini menawarkan sembako dengan harga di bawah pasaran. Dan bagi konsumen yang berminat membeli harus membayar DP sebesar 50 persen dari harga," urainya.

Wahyu menyebut, awalnya proses jual beli murah berjalan lancar, tetapi seiring berjalannya waktu pelaku mulai memperdaya pembelinya. Yakni dengan tidak mengirimkan sembako yang sudah bayar oleh para korbannya.

"Salah satu korban yang mengaku mengalami kerugian Rp 58 juta melapor ke Polres. Mendapati laporan, kami melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku," paparnya.

Menurut Wahyu, dari keterangan pelaku, sedikitnya ada 22 korban yang sudah ditipunya dengan total kerugian mencapai Rp 600 juta. Duit hasil penipuan digunakan pelaku untuk keperluan pribadi.

"Pelaku ini berhasil meraup uang hingga Rp 600 juta, uang itu untuk membeli mobil, merenovasi rumah dan lainnya," ucapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP tentang dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.

"Ancaman hukuman bagi pelaku maksimal empat tahun penjara," pungkas Wahyu.



Simak Video "Tega! Siswi SMP Bunuh Bayi yang Diaborsi, Pacar Jadi Tersangka Pencabulan"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/rih)