Keren! Bocah Tunanetra Klaten Cipta dan Aransemen Lagu Autodidak

Keren! Bocah Tunanetra Klaten Cipta dan Aransemen Lagu Autodidak

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Selasa, 27 Sep 2022 11:46 WIB
Revita Cahya Safira saat tampil di depan Komisi Nasional Disabilitas di Klaten, Senin (27/9/2022).
Revita Cahya Safira saat tampil di depan Komisi Nasional Disabilitas di Klaten, Senin (27/9/2022). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
Klaten -

Usianya baru 10 tahun tapi Revita Cahya Safira, bocah disabilitas asal Klaten, sudah mencipta dan mengaransemen belasan lagu. Dengan kondisinya yang tunanetra, semua dilakukan secara autodidak.

"Belajar nyanyi dan musiknya secara autodidak, tidak ada yang melatih. Utamanya pakai piano, keyboard tapi kendang juga bisa," ungkap kakek Revita, Wariyono, kepada detikJateng di sela kunjungan Komisi Nasional Disabilitas di Pencanangan Desa Inklusi Ranah Peduli Disabilitas di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (27/9/2022).

Awalnya, tutur Wariyono, cucunya siswa kelas IV SLB Trunuh tersebut belajar dengan botol bekas untuk tetabuhan. Setelah itu mulai mencoba keyboard dan piano sampai sekarang.


"Main ketipung awalnya dari bekas botol air mineral usia dua tahun. Saya tidak bisa musik, dia sendiri belajar dengan mendengarkan," papar Wariyono.

Kini, kata Wariyono, cucunya tersebut sudah mencipta dan mengaransemen lebih 10 lagu. Beberapa kali menyabet juara menyanyi dan bergabung dengan beberapa konten kreator.

"Channel YouTube ada beberapa, ada sendiri dan ada dengan channel lain misal dengan LUV, kemarin dengan Posan Tobing. Terakhir di Malang juara kreasi disabilitas, baru kemarin," lanjut Wariyono.

Diceritakan Wariyono, cucunya itu tunanetra sejak lahir karena prematur. Sudah ditangani secara medis di beberapa RS tetapi tidak bisa dipulihkan.

"Sejak lahir karena prematur dan karena lepas saraf matanya. Sudah dibawa ke Bandung, Surabaya, Jogja dan lainnya tapi tidak bisa," sambung Wariyono.

Revita Cahya Safira saat tampil di depan Komisi Nasional Disabilitas di Klaten, Senin (27/9/2022).Revita Cahya Safira saat tampil di depan Komisi Nasional Disabilitas di Klaten, Senin (27/9/2022). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng

Sementara itu, Safira mengaku belajar musik dan menyanyi dari mendengar YouTube sejak usia dua tahun. Selain membuat lagu, dirinya mengaransemen lagu ciptaan ibunya.

"Aku belajar sejak umur dua tahun sendiri, dengerin lagu dari YouTube. Lagu sudah banyak, 10 lebih yang jelas saya lupa," ungkap Safira kepada detikJateng.

Kadang, sebut Safira, ibunya yang menciptakan lagu dan dirinya mengaransemen. Selain lagu pop, juga senang lagu campursari dan pernah dinyanyikannya.

"Kadang mama menciptakan lagu, aku yang mengaransemen dan judulnya seperti Aku Bisa, Untuk Mama dan lainnya . Lagunya pop, tapi juga aku campursari pernah nyanyi," pungkas Safira.



Simak Video "Belasan Pasangan di Klaten Ikut Nikah Massal, Pengantin Tertua 80 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/aku)