Penanggalan Jawa

Minggu Pahing 14 Agustus 2022: Baik Hatinya Kalau Sudah Tua

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 14 Agu 2022 02:02 WIB
Mature female in elderly care facility gets help from hospital personnel nurse. Senior woman, aged wrinkled skin & hands of her care giver. Grand mother everyday life. Background, copy space, close up
Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/undefined undefined
Solo -

Hari ini, Minggu (14/8/2022) bertemu dengan pasaran Pahing. Dalam penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatan dengan 16 Sura 1956, berada di Tahun Ehe, Windu Sancaya dan Wuku Maktal.

Weton (hari kelahiran) Minggu Pahing atau Ahad Pahing memiliki neptu 14. Kecenderungannya pandai menyembunyikan perasaan yang sebenarnya, hingga tampak tetap tenang dan sabar.

Pemilik weton ini biasanya senang bergaul dan mempunyai banyak teman, tetapi sayangnya acap kali kukuh dengan pendapatnya sendiri yang belum tentu benar dan cenderung angkuh. Pada umumnya mereka bertipe pekerja keras.


Pangarasan pada weton ini adalah Lakuning Rembulan, artinya simpatik, penuh daya tarik, serba menyenangkan.

Sedangkan Pancasuda pada weton ini adalah Wasesa Segara. Ini dapat dimaknai bahwa watak positifnya bagaikan lautan, yakni amot ujar ala becik (jika dicaci tidak benci, jika disanjung tidak sombong). Sifat pemurah, pemaaf, berwibawa, berwawasan luas, dan bertanggung jawab mendominasinya.

Wuku Maktal, lambang dewanya Bathara Sakri, bersifat pemberani, jodohnya cantik/tampan dan berpotensi banyak keturunan. Gedhongnya ada di depan di atasnya terdapat umbul-umbul.

Wataknya mendapatkan kekayaan dan kehormatan bersamaan. Pohonnya nagasari, rupawan, enak bicaranya, dipercaya dan mendapat perhatian dari atasannya.

Burung ayam hutan, menjadi kesukaan orang besar. Pandai merangkai kata, siapa saja yang melihat banyak yang suka, berwibawa.

Diibaratkan bagai gunung yang meletus, bicaranya agak menyia-nyiakan orang lain, tetapi jika sudah tua baik hati.

Lambangnya bagai sinar yang berjalan/memancar, wataknya dikaruniai pengetahuan tentang seluk-beluk negara. Apa yang dilakukan, menjadikan orang lain kagum.

Celakanya jika bertengkar. Kala ada di Timur Laut, selama 7 hari pada wuku tersebut jangan menuju arah Timur Laut untuk keperluan yang sangat penting.

Pada hari Ahad Pahing di wuku ini adalah hari buruk untuk bepergian karena ada kecenderungan akan menderita sakit lumpuh.

[Diasuh oleh Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa dari Museum Radya Pustaka Solo. Bagi pembaca yang ingin berkonsultasi mengenai weton, hari baik dan semacamnya bisa mengirim email melalui:infojateng@detik.com]



Simak Video "Asyiknya Menyusuri Gua Sumitro di Kulon Progo"
[Gambas:Video 20detik]
(dil/apl)