Melihat Percetakan Al-Qur'an di Kudus, Eksis Sejak 1952

Melihat Percetakan Al-Qur'an di Kudus, Eksis Sejak 1952

Dian Utoro Aji - detikJateng
Minggu, 17 Mar 2024 02:58 WIB
Melihat Percetakan Al-Quran di Kudus, Eksis Sejak 1952
Percetakan Al-Qur'an di Kudus (Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng)
Kudus -

Di Kabupaten Kudus terdapat percetakan Al-Qur'an yang sudah berusia tua. Puluhan model mushaf Al-Qur'an pun telah dicetak untuk kalangan santri di Kudus hingga mancanegara. Seperti apa ceritanya?

Percetakan dan Penerbit Menara itu berada di Desa Damaran Kecamatan Kota. Percetakan yang berdiri sejak tahun 1952 itu masih eksis hingga sekarang.

"Untuk (percetakan) Menara Kudus sendiri kita berdiri pada tahun 1952, alhamdulillah sampai sekarang," kata Direktur Percetakan dan Penerbit Menara Kudus Andito Perwira Fatoni ditemui di lokasi, Sabtu (16/3/2024).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di lokasi, tampak para pekerja sedang sibuk dengan masing-masing tugasnya. Mereka ada yang mengoreksi tulisan, meneliti, mencetak hingga nengemas Al-Qur'an yang sudah jadi.

Terpantau alat cetak yang digunakan sudah menggunakan mesin. Bahkan ada salah satu mesin scan didatangkan langsung dari Jerman.

ADVERTISEMENT

Andito mengatakan percetakannya telah membuat mushaf Al-Qur'an sebanyak 60 model. Selanjutnya ada beberapa inovasi mushaf Al-Qur'an yang dibuat untuk mengikuti model yang tengah diminati warga.

"Untuk mushaf Al-Qur'an sendiri ada hampir 60 model Quran yang telah kita keluarkan, lalu beberapa inovasi kita mengikuti model pasar supaya penyerapan market tetap lancar," jelas Andito.

Percetakan Al-Qur'an di Kudus. Percetakan ini eksis sejak 1952.Proses mecetak Al-Qur'an di Kudus. Percetakan ini eksis sejak 1952. Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

Andito mengatakan pihaknya tahun ini juga tengah memproduksi kitab digital atau elektronic book. Kitab elektronik book bisa diakses dan dibeli melalui media sosial Menara Kudus.

"Kita tahun ini juga produksi digital launching produk baru berbentuk elektronic book penjualan ke kitab-kitab. Ya mungkin untuk konsumen tidak hanya pembelian fisik di toko official kita tapi juga akses dan membeli produk Menara Kudus dalam bentuk elektronic book," terang dia.

Menurutnya, permintaan kitab Al-Qur'an mengalami peningkatan saat momen Bulan Ramadan. Dia mengaku mengalami peningkatan hingga 35 persen dibandingkan dengan hari biasanya.

"Alhamdulillah baik ada kenaikan permintaan sekitar 35 persen dari sebelum Ramadan untuk permintaan Qur'an sendiri," jelasnya.

Pesanan Al-Qur'an Menara Kudus datang dari berbagai kota di Indonesia. Bahkan sudah merambah ke mancanegara.

"Kalau pesanan Qur'an Jawa Tengah, Jatim, Medan, Jabar, kemarin Palangkaraya, lalu Kendari, yang mancanegara sebelum Ramadan kemarin ada permintaan dari Malaysia," jelas Andito.

"Kalau diminati produk kita untuk qod paling banyak usmani dari Menara Kudus itu ada Asalam, sekarang salah satunya terjemahan perkata itu," Andito melanjutkan.

Al-Qur'an dari Menara Kudus dijual mulai harga Rp 25 ribu sampai dengan Rp 100 ribu. Di Percetakan Menara Kudus juga membuat buku pelajaran Agama Islam.




(ams/ams)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads