Kreatif! Warga Sukoharjo Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

Kreatif! Warga Sukoharjo Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Jumat, 30 Sep 2022 16:19 WIB
Pengolah sampah plastik jadi bahan bakar alternatif (BBA), Purwanto (40), warga Sukoharjo, Jumat (30/9/2022).
Pengolah sampah plastik jadi bahan bakar alternatif (BBA), Purwanto (40), warga Sukoharjo, Jumat (30/9/2022). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Sukoharjo -

Sampah plastik bisa dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomi. Salah satunya bisa diolah menjadi Bahan Bakar Alternatif (BBA).

Salah satu pengolah sampah plastik ini adalah Purwanto (40), warga Dukuh Kebak RT 02/XIII, Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.

Belajar dari Internet

Purwanto mengaku sudah mengolah sampah plastik jadi BBA sejak tahun 2018 lalu, karena banyaknya sampah di lingkungan rumahnya.


"Saya ingin mengubah sampah ini agar menjadi berguna. Saya cari cara dari internet, ternyata plastik bisa dijadikan BBA," kata Purwanto, Jumat (30/9/2022).

Diceritakannya, awalnya dia membuat alat pengolahan sampah dengan tungku sederhana. Setelah berhasil, dia mengajukan alat pembakaran yang lebih besar ke Kementerian Perindustrian melalui DPRD Sukoharjo pada tahun 2019 lalu senilai sekitar Rp 70 juta.

Pengolah sampah plastik jadi bahan bakar alternatif (BBA), Purwanto (40), warga Sukoharjo, Jumat (30/9/2022).Pengolah sampah plastik jadi bahan bakar alternatif (BBA), Purwanto (40), warga Sukoharjo, Jumat (30/9/2022). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng

Purwanto berbagi cara pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif (BBA). Dimulai dari mengeringkan sampah plastik, kemudian dibakar di dalam tungku. Asap dari hasil pembakaran itu akan menguap dan meneteskan cairan BBA.

"Untuk 20 kilogram plastik, butuh 6 jam pembakaran. Nanti akan menghasilkan 18 liter, dalam bentuk 'solar', 'minyak tanah', 'premium'," sebut Purwanto yang juga Sekretaris BUMDes Wirun.

Pada alat penyaringan itu akan memisahkan BBA jenis 'solar', 'minyak tanah', dan 'premium' berdasarkan masa jenisnya.

Selain plastik, stirofoam dan kemasan botol plastik juga bisa digunakan. Asalkan tidak mengandung aluminium foil seperti kemasan snack.

Pengolah sampah plastik jadi bahan bakar alternatif (BBA), Purwanto (40), warga Sukoharjo, Jumat (30/9/2022).Alat pengolah sampah plastik jadi bahan bakar alternatif (BBA) milik Purwanto (40), warga Sukoharjo, Jumat (30/9/2022). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng

Kandungan Karbon Tinggi

"Hasilnya senyawanya pernah diuji di lab UGM tahun 2018. Intinya, hasil BBA bisa digunakan tapi kandungan karbonnya tinggi," ucapnya yang mengolah sampah tersebut seorang diri.

Purwanto mengatakan jenis 'premium' pernah dia coba untuk sepeda motornya. Dampaknya, karburasinya mudah kotor karena banyak endapan.

Sehingga BBA yang dia hasilkan hanya digunakan untuk produksi genting yang ada di kampungnya. BBA itu dioleskan pada pelat besi untuk mencetak genting dari tanah liat.

Dia menjual 'solar' dan 'premium' dengan harga Rp 7 ribu per 1,5 liter, dan 'minyak tanah' Rp 9 ribu per 1,5 liter.



Simak Video "Inovatif! Satpam Ini Sulap Sampah Plastik Jadi BBM"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/apl)