Peningkatan-Pemeliharaan Jalan Rp 90 M di Klaten Dikebut, Ini Lokasinya

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Jumat, 12 Agu 2022 17:47 WIB
Perbaikan jembatan Kadirejo, Kecamatan Karanganom, Klaten, Jumat (12/8/2022).
Perbaikan jembatan Kadirejo, Kecamatan Karanganom, Klaten, Jumat (12/8/2022). Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
Klaten -

Kegiatan peningkatan dan pemeliharaan jalan di wilayah Klaten dari APBD 2022 sedang dikebut. Nilai total kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp 90 miliar.

"Total 14 titik dengan anggaran sekitar Rp 90 miliar. Itu termasuk kegiatan pemeliharaan rutin," ungkap Plt Kepala Dinas PUPR Pemkab Klaten Suryanto kepada detikJateng di kantor Pemkab Klaten, Jumat (12/8/2022).

Dari sekian proyek tersebut, jelas Suryanto, waktu penyelesaiannya berbeda-beda sesuai kontrak. Namun dirinya yakin sebelum akhir tahun 2022 semua selesai.


"Kalau akhir Desember insyaallah sudah selesai. Hanya untuk penambalan beberapa gorong-gorong tidak atau belum bisa dilakukan," ujarnya.

Menurut Suryanto, gorong-gorong di simpang empat Sangkal Putung misalnya, tidak mungkin ditangani karena berada di jalan provinsi. Di jalan Kopral Sayom juga belum karena mengganti box culvert.

"Kegiatan di situ mengganti box culvert, tetapi jalan ramai setiap hari sehingga harus dipikirkan lalu lintasnya juga," sebutnya.

Untuk kegiatan peningkatan jalan, rinci Suryanto, sudah ada beberapa ruas yang selesai atau mendekati selesai.

"Yang sudah selesai, fisik sudah 90 persen atau ada yang kurang 1-2 persen untuk marka. Misalnya jalan Ir Soekarno dan jalan Pasar Kembang-Jatirajek peningkatan diaspal," lanjutnya.

Kemudian di lereng Gunung Merapi ada jalan Panggang-Balerante yang dilakukan pemeliharaan berkala. Aspal rusak tidak ditambal tetapi diambil dengan digelar yang baru.

"Itu dengan dana alokasi khusus (DAK), dan tahun ini ada empat dengan dana DAK, yang satu belum selesai di ruas Kepanjen-Bulan," terang Suryanto.

Selain itu, ruas Deles-Sidorejo sudah dimulai kliring lokasi karena ada pelebaran. Lebar semula empat meter menjadi lima meter.

"Jalan aslinya empat meter, nanti jadi lima meter dan ini sudah mulai, nanti dicor kurang lebih 1,5 kilometer, jalan Nangsri-Tanjung Sari cor dan jalan Kaligayam-Wedi juga sudah mulai. Jalan Bayat-Cawas sudah mulai dari Cawas dengan aspal dengan pelebaran," tutur Suryanto.

Kemudian kegiatan jembatan saat ini semua sudah dimulai. Termasuk jembatan Kadirejo, Kecamatan Karanganom.

"Jembatan tiga-tiganya sudah mulai. Jembatan Mundu sudah mulai, jembatan Gatak Delanggu dan Kadirejo juga sudah mulai," pungkas Suryanto.

Terpisah, Ketua RT 16 RW 6 Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Jenarto menyatakan pekerjaan perbaikan jalan Deles sudah mulai. Papan proyek sudah dipasang.

"Sudah dimulai dan papan proyek sudah ada. Warga berharap ya tidak hanya 1,5 kilometer saja tapi seluruhnya sampai Kaliwuluh nyambung dengan ruas lain," ungkap Jenarto.



Simak Video "Penampakan Jalan Grobogan Rusak Parah, Bikin 'Hujan Debu'"
[Gambas:Video 20detik]
(rih/apl)