Terpopuler Sepekan

Heboh Sawo Raksasa dari Magelang, Sekali Panen Cuan Belasan Juta

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 06 Agu 2022 11:37 WIB
Buah sawo raksasa yang ditanam Irul warga Kebonkliwon, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Rabu (3/8/2022).
Buah sawo raksasa yang ditanam Irul warga Kebonkliwon, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Rabu (3/8/2022). (Foto: Eko Susanto/detikJateng)
Kab Magelang -

Seorang petani asal Kebonkliwon, Desa Kebonrejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Muh Khoirul Soleh, menanam mamey sapote atau dikenal dengan sawo raksasa. Dinamai begitu, karena ukuran buahnya yang tak lazim bahkan bisa mencapai berat 2-3 kilgoram.

Tak hanya itu, buah ini pun harganya mahal. Belum lama ini, Khoirul berhasil mengeruk untung hingga Rp 12 juta dari 125 buah yang dipetiknya hanya dari satu pohon sawo saja.

Sawo ini, jika sudah masak, daging buahnya berwarna kemerahan. Rasanya juga manis seperti perpaduan umbi, pepaya dan sawo. Buah yang besar ini tergolong unik dan termasuk tanaman eksotis.


"Ini namanya mamey sapote. Kalau terkenalnya di Indonesia biasanya dikatakan sawo raksasa. Dibilang sawo raksasa karena beratnya satu buah bisa 2 kilogram. Ini adaptif ditanam di Indonesia," kata Irul, sapaan akrabnya, saat ditemui di Pondok Tani, Kebonkliwon, Rabu (3/8).

Berbuah Sepanjang Musim

Menurut Irul, sekitar 7 tahun yang lalu dia menanam 15 pohon sawo raksasa. Seluruh pohon sawo yang ditanamnya itu kini berbuah. Bahkan buahnya muncul sepanjang musim.

"Buahnya tidak berhenti. Terus karena adanya buah, ada yang muda, ada yang kecil, terus gantian seperti sawo yang lain," tuturnya.

Tanaman sawo raksasa, kata Irul, banyak ditemukan di wilayah Salaman. Satu warga ada yang menanam dua, tiga atau empat, bahkan ada yang menanam sampai 30 pohon. Untuk harga bibit dan buahnya tergolong mahal.

Bibitnya Laris Manis

Belum lama ini, Irul mengirim bibit sawo ke Batam. Per bibit harganya Rp 1,5 juta. Sedangkan buahnya Rp 100 ribu per biji. Pembeli buahnya kebanyakan para pehobi yang menginginkan bijinya.

"Kalau dijual iya. Biasanya ada sesama pehobi yang biasanya beli buahnya diambil bijinya. Itu rata-rata sama-sama pehobi dijual Rp 100 ribu per buah," tuturnya.

"Ini tanaman eksotis, tanaman langka. Saat ini masih kategori unik, tapi nanti ketika penelitian kandungan bermanfaat untuk apa-apa, itu tidak menutup kemungkinan menjadi perkebunan yang menarik juga," kata Irul.

Satu Pohon Cuan Belasan Juta

Irul menuturkan belum lama ini memanen satu pohon mendapatkan 125 buah sawo raksasa. Saat itu kebetulan salah anaknya minta sepeda motor.

"Kemarin satu pohon saya petik dapat 102 dan kemarin diambil orang Ponorogo. Terbanyak kisaran 125, pas kemarin anak kebetulan minta sepeda motor bisa bayar sepeda. Nggak usah ngerogoh kocek. 125 (buah) dapat Rp 12 juta (beli) sepeda motor second," ujarnya.

Bibit Laku hingga Rp 1,5 Juta

Bibit tanaman sawo raksasa atau mamey sapote ternyata cukup mahal. Bibit dari persemaian daun masih satu jengkal harganya Rp 150 ribu, kemudian yang cangkok berkisar Rp 750 ribu sampai Rp 1,5 juta.

"Itu (bibit) belinya dulu dari orang Solo, Semarang, Jogja dan Pati. Bibit dari Solo saya beli Rp 4 juta ukuran 2 meter. Dari Pati beli cangkok harga Rp 1,5 juta, Semarang juga Rp 1,5 juta, terus ada yang semai biji di sawah," kata Khoirul saat dihubungi detikJateng, Kamis (4/8).

Khoirul Soleh menuturkan, dia awalnya membeli bibit sawo raksasa dengan harapan agar bisa dikembangkan. Semula dia tidak punya bayangan akan menjual buah sawo raksasa hasil panennya.

"Sebenarnya saya nanam itu tidak saya jual buahnya. Bijinya saya semai, jual bibit saja. Tapi dalam perjalanannya ternyata banyak yang suka buahnya, suka bijinya, suka tanaman cangkokan," tutur Khoirul.



Simak Video "Wisata Negeri Kayangan Magelang Suguhkan Keindahan Kabut dan Gunung"
[Gambas:Video 20detik]
(aku/apl)