Karhutla Lereng Lawu Makin Meluas, Mengarah ke Ngargoyoso

Karhutla Lereng Lawu Makin Meluas, Mengarah ke Ngargoyoso

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Senin, 19 Okt 2026 21:18 WIB
Peta kebakaran hutan lereng Lawu, di Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/10/2026).
Peta kebakaran hutan lereng Lawu, di Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/10/2026). Foto: dok detikJateng
Karanganyar -

Karhutla di lereng Lawu kian meluas. Titik api yang semula muncul di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, meluas hingga mendekati jalur pendakian Tambak, dan mengarah ke Kecamatan Ngargoyoso.

"Api cukup besar mengarah ke jalur Tambak (Ngargoyoso) dan kemungkinan nanti hampir sampai pos 4. (Api mengarah ke mana?) Jalur Tambaknya kemungkinan mengarah ke sana. Iya (kemungkinan mengarah ke Ngargoyoso)," kata Kalakhar BPBD Karanganyar, Sugiharjo, saat dihubungi awak media, Senin (19/10/2026).

Dia belum bisa memperkirakan luasan lahan yang terbakar. Sebab, api terus membesar, dan dan merembet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Upaya water bombing juga telah dilakukan pada siang hari. Selama proses water bombing, relawan darat akan disiagakan di posko, karena akan sangat berbahaya jika ada orang ketika water bombing berlangsung.

ADVERTISEMENT

"Ada dua kali water bombing. Tadi awalnya ditunda karena cuacanya sangat tidak mendukung. Kemudian sekitar pukul 14.30 WIB dilakukan water bombing," ucapnya.

Water Bombing baru dilakukan dengan satu helikopter. Sebab, cuaca di titik api masih kurang bersahabat.

Sementara itu, Dantim Basarnas, Iwan Agus Riyanto, mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan dengan drone. Didapati ada 10 titik api.

Dia mengatakan, api juga mengarah mendekat Cemoro Kandang. Namun untuk total luas kebakaran, pihaknya masih melakukan kajian.

"Drone termal Basarnas pada sore hari ini pada pukul 16.00 local time, itu terpantau 10 titik hotspot. Dimana untuk itu dari arah barat ke utara, sedangkan yang untuk dari utara ke barat masih belum terlihat," kata Agus.

"Ya dari kalau dari pagi, jam 06.00 kami sampaikan bahwa ada ditemukan sembilan titik. Dan pada sore hari ini ada penambahan satu titik menjadi 10 titik," imbuhnya.



(afn/apu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads