Polisi Selidiki Biang Keladi Kebakaran Hutan Gunung Lawu

Polisi Selidiki Biang Keladi Kebakaran Hutan Gunung Lawu

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Senin, 19 Okt 2026 14:22 WIB
Kondisi kebakaran hutan dan lahan di Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar.
Kondisi kebakaran hutan dan lahan di Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar. Foto: dok. BPBD Jateng
Karanganyar -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar. Polisi kini mendalami penyebab kebakaran.

"Penyebab kebakaran masih kita lakukan penyelidikan. Karena memang kondisi alam kering dan cukup lama, pemicu kebakaran rentan," kata Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, saat dihubungi awak media, Senin (19/10/2026).

Api mulai diketahui pada Kamis (15/10) dengan titik awal lokasi di petak 28, 32, dan 62c Desa Gondosuli. Si jago merah melahap hutan pinus dan ilalang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada hari Sabtu (17/10), ada 11 titik api dengan luasan lahan mencapai 100 hektare. Hari ini, api tinggal terdeteksi di dua titik, namun lahan yang terbakar semakin meluas. Meski lokasi kebakaran terus melebar, ia memastikan titik api masih jauh dari permukiman warga

ADVERTISEMENT

"Jauh dari permukiman," ucapnya.

Arman melanjutkan, jajarannya menyelidiki apakah ada unsur kesengajaan dalam kebakaran tersebut. Pasalnya, jalur pendakian Lawu sudah ditutup sejak pertengahan September.

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiyono, menambahkan penyelidikan melibatkan tim dari tim Labfor Polda Jateng. Dia mengatakan, tim telah melakukan olah TKP.

"Kemarin ada (pendalaman) bersama Labfor. Tapi hasilnya seperti apa belum keluar. Iya (melakukan olah TKP)," kata Wikan, saat dihubungi detikJateng.

Sementara itu, Camat Tawangmangu Eko Joko Widodo, menerangkan jika kebakaran ini belum ada dampak langsung ke masyarakat. Mengingat lokasinya yang masih jauh dari permukiman, dan berada di lereng gunung.

"Sementara ini belum ada (dampak langsung ke masyarakat)," kata Eko.

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Jateng Irjen Roy Hardi Siahaan, meninjau kebakaran lahan dan hutan di Lereng Lawu. Dia menduga ada human error yang terjadi akibat kebakaran ini

"Kita belum cek TKP ya, artinya apa penyebab terjadinya kebakaran. Kemungkinan besar, kemungkinan besar, ini terjadi karena human error. Iya, human error. Tapi kita kan tidak bisa katakan itu karena kita belum olah TKP-nya," kata Roy, kepada awak media di Posko Bersama Penanganan Karhutla Gunung Lawu di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/10).



(apu/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads