Puluhan korban keracunan es buah di Kajoran, Kabupaten Magelang, masih menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit. Pihak RS mengungkap kondisi korban sudah mulai membaik.
"Rawat inap 61, dengan rincian rawat inap BLPL (boleh pulang) 31 orang per Sabtu (17/10) jam 13.30 WIB," kata Kepala Bidang Penunjang RSUD Merah Putih, drg Rurit Obyantoro, saat dimintai konfirmasi detikJateng, Minggu (18/10/2026).
"(Kondisi 30 korban yang masih dirawat) Sudah mulai membaik," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Direktur RSUD Muntilan, dr Yuniar mengatakan total ada 28 orang yang dirawat akibat keracunan es buah di rumah sakitnya. Kemudian, hari ini di RSUD Muntilan masih ada 5 orang pasien yang menjalani perawatan.
"Sudah pulang 23 pasien kemarin sore, Sabtu (17/10)," kata Direktur RSUD Muntilan dr Yuniar lewat pesan singkatnya kepada detikJateng.
Adapun pada hari ini, kata Yuniar, masih ada lima pasien yang menjalani perawatan.
"Kalau pagi tadi masih ada 5 dirawat," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, ratusan warga di Kajoran diduga keracunan usai mengonsumsi es buah pada Rabu (14/10).
"Updating untuk hari ini per jam 09.00 WIB, data yang masuk ke Dinas Kesehatan jumlah pasien itu 251. Dan yang dirujuk atau di rumah sakit 195 diobservasi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magelang, dr Lies Pramudiyanti, kepada wartawan di kantornya Jalan Soekarno Hatta No 47 Sawitan, Jumat (16/10).
Pemilik es buah, S (42), yang disebut ikut jadi korban keracunan mengunggah video berisi permintaan maaf. S meminta maaf sambil meneteskan air mata.
"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Saya selaku pemilik es joss doang memohon maaf kepada seluruh korban dan keluarga korban. Semoga diberi ketabahan dan kesabaran. Tidak ada niat sedikitpun dalam hati saya untuk meracuni atau bagaimana. Saya sekali lagi mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh korban, keluarga korban. Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh," kata pemilik es buah S dalam video seperti dilihat detikJateng, Sabtu (17/10).
Polresta Magelang menyelidiki kasus keracunan ini dengan memeriksa sejumlah saksi. Selain itu, pemasok buah juga sudah dikantongi identitasnya.
"Saksi sudah 5 orang yang dimintai keterangan. Pemeriksaan selanjutnya menunggu hasil laboratorium," kata Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol La Ode Arwansyah saat dihubungi detikJateng melalui pesan singkat, Sabtu (17/10).
"Pemasok bahan-bahan (es buah) sudah dikantongi (identitasnya)," tambahnya.
