Lihainya Komplotan Emak-emak Maling Perhiasan di Toko Emas Boyolali

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 17 Okt 2026 05:31 WIB
Tangkapan layar CCTV memperlihatkan komplotan terduga pencuri saat beraksi di toko emas kawasan Pasar Sunggingan, Boyolali, Kamis (15/10/2026). Foto: Jarmaji/detikJateng
Solo -

Komplotan emak-emak mencuri perhiasan emas di toko Srikandi di Pasar Sunggingan, Boyolali. Mereka memakai modus pura-pura bertanya soal beberapa perhiasan, kemudian ketika ada kesempatan, salah satu perhiasan disembunyikan dan kabur.

"Saya mengeluarkannya sedikit-sedikit dulu. Terus habis itu pas akhir-akhir kejadian itu, pertama saya habis ngeluarin (perhiasan dari etalase), dilihat-lihat sama mbaknya, tiba-tiba pas saya noleh sedikit, itu ternyata (perhiasan gelang) dikasihkan ke temannya sebelahnya," kata Heni Putri Rahmadani (20), karyawati yang saat kejadian melayani terduga pelaku pencurian itu, kepada para wartawan di toko emas tersebut, Jumat (16/10/2026).

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (15/10) sekitar pukul 14.30 WIB. Modus yang dilakukan oleh dua perempuan dewasa dan satu anak perempuan itu diketahui setelah melihat rekaman CCTV.

Heni menjelaskan, saat itu para pelaku datang dan meminta sejumlah perhiasan emas dikeluarkan dari etalase. Mereka berlagak membeli, namun Heni tetap hati-hati dengan mengeluarkan hanya lima gelang untuk dilihat.

Mereka kemudian mengembalikan perhiasan kepada Heni. Komplotan itu pergi dan mengaku akan kembali lagi.

"Yang dua dikasihkan ke saya, terus suruh nyimpen kan, niatnya nanti katanya mau kembali lagi, mau ambil. Ternyata habis itu sudah pergi," ungkapnya.

"Yang dibawa (kabur) satu. Tapi yang dilihat beberapa, kurang lebih 5 yang dilihat," sambung dia.

Perhiasan yang dibawa kabur pelaku, menurut dia, yakni gelang kolong. Kejadian pencurian itu baru disadari pada sore hari, saat para karyawan menghitung stok untuk laporan harian.

"Habis stok-an itu, kan sore biasa kita kayak (seperti) laporan gitu, gelang berapa (jumlahnya), cincin berapa, ternyata yang gelang kolong itu kurang satu. Di cek CCTV ternyata lolos (dicuri) sama ibu itu (pelaku)," terang Heni.

"Yang kebawa (dicuri) satu, gelang kolong. Beratnya kurang lebih 8 sampai 10 gram, harganya kurang lebih Rp 16 juta sampai Rp 18 juta," imbuhnya.

Petugas dari Polsek Boyolali Kota yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi. Kanit Reskrim Polsek Boyolali Kota, Ipda Budiarto, saat dimintai konfirmasi membenarkan terjadinya kasus dugaan pencurian perhiasan itu. Kasus tersebut saat ini masih dalam penyelidikan.

"Kami sudah mendatangi TKP, saat ini masih dalam penyelidikan," tegas Budiarto.



Simak Video "Video Para 'Grandpa Gang' di Sidang Pencurian Perhiasan Kim Kardashian"

(alg/alg)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork