SPPG di Sampang Cilacap Disuspend Usai Ratusan Siswa Keracunan MBG

SPPG di Sampang Cilacap Disuspend Usai Ratusan Siswa Keracunan MBG

Anang Firmansyah - detikJateng
Kamis, 24 Sep 2026 11:47 WIB
Salah satu siswa SMAN 1 Sampang yang diduga keracunan menu MBG dirawat di Puskesmas Sampang, Cilacap, Rabu (23/9/2026).
Salah satu siswa SMAN 1 Sampang yang diduga keracunan menu MBG dirawat di Puskesmas Sampang, Cilacap, Rabu (23/9/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng
Cilacap -

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidasari 1, Sampang, Cilacap, yang menyuplai menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa SMA Negeri 1 Sampang, langsung disuspend setelah muncul dugaan keracunan. Badan Gizi Nasional (BGN) juga akan turun melakukan investigasi.

"Untuk SPPG, langsung per hari kemarin itu di jam sekitar jam 4 sore, sudah kita suspend. Suratnya keluar sekitar jam 4 sore," kata Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Cilacap Yuda Prasetyo saat ditemui wartawan, Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, jangka waktu suspend belum ditentukan. Keputusan mengenai kelanjutan operasional SPPG akan menunggu hasil evaluasi dan temuan investigasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk jangka waktu itu belum bisa ditentukan. Untuk evaluasi dan hasil temuan nanti seperti apa," ujarnya.

ADVERTISEMENT

SPPG yang disuspend tersebut merupakan SPPG Sidasari 1, Sampang. Dari SPPG itu, makanan MBG disalurkan kepada 2.271 penerima manfaat yang tersebar di sejumlah sekolah.

"Untuk penerima manfaatnya itu 2.271. Untuk sekolahnya itu salah satunya SMA N 1 Sampang. Dan kalau nggak salah itu ada 12 sekolah," jelas Yuda.

Yuda mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan yang berada di KPPG Sleman. Investigasi dijadwalkan dilakukan ke SPPG maupun SMA Negeri 1 Sampang.

"Beliau, insyaallah besok itu akan melakukan investigasi di SPPG maupun SMA N 1 Sampang," katanya.

Yuda menambahkan BGN menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang dialami para siswa. BGN, kata dia, juga menyatakan akan bertanggung jawab terhadap proses pemulihan para korban.

"Dari BGN sendiri memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian musibah ini. BGN di sini akan bertanggung jawab secara penuh untuk pemulihan korban sampai sembuh total," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil mitigasi yang dilakukan terhadap 12 sekolah penerima MBG dari SPPG Sidasari 1, sejauh ini tidak ditemukan laporan keluhan serupa dari sekolah lainnya.

"Tidak ada. Tidak ada. Sudah kita mitigasi semuanya untuk 12 sekolah tersebut. Apa hanya di SMA 1 Sampang," tutur Yuda.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap mengambil sampel seluruh menu MBG yang disajikan kepada siswa SMA Negeri 1 Sampang. Sampel tersebut terdiri dari nasi, ayam bumbu kuning, oseng kangkung, tahu goreng dan semangka.

Sampel akan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk diperiksa guna mengetahui kemungkinan adanya kontaminasi pada makanan maupun sumber lainnya.

Dugaan keracunan tersebut membuat 361 siswa SMA Negeri 1 Sampang mengalami keluhan kesehatan. Sebanyak 70 siswa mendapat obat di sekolah, 15 menjalani rawat jalan di Puskesmas Sampang, 6 siswa masih dirawat inap, sementara 19 siswa dirujuk ke RSUD Cilacap.



(afn/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads