Video yang merekam aksi duel dua bocah lelaki hingga salah satunya terkapar di Kecamatan Wirosari, Grobogan, beredar di media sosial. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Wirosari. Polres Grobogan juga turun tangan untuk mengusut kasus ini.
"Laporan diterima di Polsek Wirosari. Sedang dalam penanganan Unit Reskrim dan PPA Polres. (Laporan) Tanggal 11 (September)," kata Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Taufik Frida Mustofa saat dihubungi detikJateng melalui pesan WhatsApp, Sabtu (19/9/2026).
Dalam video yang diunggah akun Instagram @seputargrobogan.id terlihat dua bocah itu duel di saluran irigasi. Sesaat kemudian, si bocah yang berkaus merah jatuh terkapar.
Meski demikian, lawannya yang berkaus putih masih terus menghajar. Sementara itu sejumlah bocah lain yang awalnya cuma menyaksikan kemudian memisah keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pihak keluarga korban telah resmi melaporkan kasus keke3r4san anak ini kepada pihak kepolisian setempat agar segera mendapatkan penanganan hukum," tulis keterangan dalam unggahan akun@seputargrobogan.id, dilihat detikJateng pada Sabtu (19/9).
Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Taufik Frida Mustofa membenarkan peristiwa itu terjadi di saluran irigasi Dusun Beni, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wirosari, Grobogan, pada Kamis (10/9) sekitar pukul 17.00 WIB.
"Iya (benar peristiwanya terjadi di lokasi dan waktu tersebut di atas)," kata Taufik melalui pesan WhatsApp kepada detikJateng, Sabtu (19/9/2026).
Peristiwa itu telah dilaporkan kepada Polsek Wirosari pada Jumat (11/9). Menurut Taufik, penanganannya juga dilakukan oleh Polres Grobogan.
Taufik mengatakan perkelahian itu dipicu oleh kesalahpahaman. Ia menyebut pihak yang terlibat masih berusia belasan tahun.
"Kesalahpahaman saat bermain, kemudian saling ejek. Masih pelajar, umurnya belasan," tutur Taufik.
Taufik menyebut korban mengalami luka lecet. Saat dimintai keterangan oleh polisi, kondisi korban sudah sehat.
"Hasil keterangan awal, hanya luka ringan, lecet-lecet. Pada saat di ambil keterangan korban dalam keadaan sehat dan baik," ungkap Taufik.
Terpisah, KBO Sat Reskrim Polres Grobogan, Iptu Imam Siswanto menuturkan pihaknya tengah bergerak ke Wirosari untuk mendalami motif perkelahian itu.
"Ini saya baru cek ke Wirosari, coba nanti detailnya seperti apa, awalnya gimana, kok terus mereka berkelahi seperti apa nanti saya cek, ini saya OTW ke Wirosari," kata Imam saat dihubungi detikJateng, Sabtu (19/9/2026).
