Rektor-Warek Unsoed Kena OTT KPK, Mahasiswi Kecewa

Rektor-Warek Unsoed Kena OTT KPK, Mahasiswi Kecewa

Anang Firmansyah - detikJateng
Jumat, 21 Agu 2026 15:29 WIB
Mahasiswi Unsoed kecewa Rektor-Warek kena OTT KPK, Jumat (21/8/2026).
Mahasiswi Unsoed kecewa Rektor-Warek kena OTT KPK, Jumat (21/8/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng
Banyumas -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq dan dua Warek yakni Norman Arie Prayogo dan Kuat Puji Prayitno. OTT KPK yang menimpa pejabat kampus ini mengejutkan para mahasiswa Unsoed.

Salah seorang mahasiswi Agroteknologi Fakultas Pertanian Unsoed, Naila Alia, mengaku kaget mendengar kabar tersebut. Dia juga mengaitkan kabar pemeriksaan KPK dengan kondisi fasilitas kampus yang dinilai masih belum memadai.

"Jujur kayak, kenapa sih kaget, terus kacau sih. Kita sebagai warga kampus (bagian) belakang, fasilitasnya jujur agak kurang, janggal," kata Naila saat ditemui wartawan di kampus Unsoed, Purwokerto, Banyumas, Jumat (21/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Unsoed mampu menerima banyak mahasiswa setiap tahunnya. Namun, kondisi tersebut dinilai belum diimbangi dengan ketersediaan fasilitas yang memadai bagi mahasiswa.

ADVERTISEMENT

"Itu kayak langsung kecewa banget sama Unsoed. Mereka bisa menerima mahasiswa banyak-banyak, tapi untuk fasilitasnya kayak kurang banget," ujarnya.

Naila mengatakan mahasiswa berharap mendapatkan fasilitas yang layak untuk menunjang kegiatan perkuliahan.

"Jadi kita merasa, gimana ya sebagai mahasiswa Unsoed, kurang memadai. Kita tuh penginnya dapat yang layak. Tapi ternyata mahasiswanya banyak, tapi fasilitasnya kurang," sambungnya.

Hal senada disampaikan mahasiswi Agroteknologi lainnya, Adela. Dia mengaku kabar mengenai pemeriksaan KPK terhadap jajaran pejabat Unsoed langsung membuat mahasiswa terkejut.

"Kaget sih. Kita semua pada kaget sih tadi. Kita langsung kayak pada kecewa sih," kata Adela.

Adela mengaku rasa kecewa tersebut semakin terasa karena sebelumnya mahasiswa masih berinteraksi langsung dengan jajaran pimpinan kampus dalam sejumlah kegiatan. Dia mencontohkan Wakil Rektor III Unsoed yang sebelumnya sempat menemui mahasiswa dalam kegiatan Pengembangan Kepribadian dan Karakter Mahasiswa (PKKM).

"Kecewa sama Rektornya, karena kemarin Wakil Rektor III (Norman) sempat ngunjungin kita pas PKKM," ujarnya.

"Kita pada salim sama Wakil Rektor itu. Terus kayak kita langsung speechless, kayak, 'ah demi apa, ini wakil rektor kemarin yang kita salim-salimin'. Terus kayak nggak bisa berkata-kata," sambungnya.

Sebelumnya, KPK mengamankan Akhmad Sodiq dan dua Wakil Rektor Unsoed, Norman Arie Prayogo dan Kuat Puji Prayitno, dalam operasi tangkap tangan (OTT). KPK juga mengamankan uang ratusan juta rupiah terkait OTT ini.

"Terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Unsoed atau Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto ini diduga terkait dengan penerimaan mahasiswa di antaranya di Fakultas Kedokteran," ujar Jubir KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, dilansir detikNews, Jumat (21/8).

"Memang ada sejumlah uang bernilai ratusan juta untuk bisa masuk sebagai mahasiswa di Fakultas Kedokteran di sana," lanjutnya.



Budi tak memerinci detail total uang yang disetorkan untuk masuk FK Unsoed. Penyidik KPK saat ini masih mengusut dugaan suap terkait penerimaan maba di fakultas lain.

Para pihak yang kena OTT masih berstatus terperiksa. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Saksikan Live DetikSore:



(ams/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads